Dr. Ketut Mardjana (kiri) dilantik menjadi Ketua BPPD Bangli, Selasa (11/2). (BP/ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Dr. I Ketut Mardjana dilantik sebagai Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Bangli. Owner Toya Devasya tersebut dipercaya oleh Bupati Bangli I Made Gianyar mampu memajukan pariwisata Bangli dengan ide dan inovasinya dalam mempromosikan seluruh destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Bangli.

Acara pelantikan Dr. I Ketut Mardjana beserta unsur penentu kebijakan BPPD Kabupaten Bangli dilaksanakan di Wantilan Pura Langgar, Desa Bunutin Bangli, Selasa (11/2). Pelantikan dihadiri pejabat Muspida, pimpinan OPD, serta pelaku pariwisata di Kabupaten Bangli.

Mardjana mengatakan potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Bangli sudah tidak perlu disanksikan lagi. Bangli punya daya tarik wisata yang impresif bagi wisatawan.

Daya tarik itu meliputi 24 daya tarik alam, 17 daya tarik budaya dan 2 daya tarik wisata buatan. Seluruh daya tarik itu selayaknya dikelola secara baik dan tepat agar mampu menarik lebih banyak wisatawan baik mancanegara maupun domestic.

Menurutnya, daya tarik wisata yang dibangun dengan baik tidak akan efektif dan tidak akan memberikan hasil maksimal jika tidak diperkenalkan secara luas ke masyarakat mancanegara maupun domestik. Melalui BPPD ini lah, seluruh daya tarik yang dimiliki Kabupaten Bangli akan lebih gencar diperkenalkan dan dipromosikan kepada dunia. “Peran promosi dan pemasaran yang terstruktur sangat dibutuhkan untuk memperkenalkan destinasi wisata di Bangli,” terangnya.

Dalam era industri 4.0 yakni suatu era dimana penggabungan antara teknologi otomasi dan teknologi cyber berjalan begitu cepatnya, maka digital marketing sudah menjadi keharusan. Sekirannya BPPD yang baru terbentuk ini punya cukup dana maka program digital marketing akan menjadi program pertama dan utama dalam mmpromosikan Bangli. “Kita harus mampu memperkenalkan produk dan destinasi wisata Bangli kepada dunia. Dan digital marketing akan mampu menembus dunia tanpa harus mmeperhatikan sekat terirorial negara,” kata mantan Dirut PT Pos Indonesia itu.

Mardjana lebih lanjut mengatakan dalam memajukan pariwisata Bangli, citra sebuah daya tarik wisata harus dijaga dan ditingkatkan.Obyek wisata harus dikemas dan dikelola baik, biayanya harus terjangkau, serta kemampuan SDM harus mumpuni.

Dalam memajukan pariwisata Bangli melalui promosi, BPPD tidak bisa berjalan sendiri. Mesti ditopang oleh lembaga/institusi lain yang bertanggung jawab di bidangnya masing-masing.

Lembaga yang dimaksud diantaranya Badan Pengelola Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta penggiat pariwisata lainnya di Kabupaten Bangli. “BPPD ini hendaknya selalu berjalan hand to hand dan saling menopang dibawah kendali, arahan dan dukungan penuh Pemkab Bangli,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar usai melantik unsur penentu kebijakan BPPD Kabupaten Bangli sangat percaya dengan kemampuan Dr. Ketut Marjana. Menurut Gianyar, Mardajana memiliki rekam jejak yang luar biasa.

Salah satunya mampu memajukan PT Pos Indonesia. “Dimanapun kakinya dipijakan selalu membangun nilai lebih. Saya yakin di BPPD ini, Bapak Mardjana dapat memajukan pariwisata melebihi ekspektasi dan harapan,” terangnya. (Adv/balipost)

BAGIKAN