Bupati Suwirta melakukan pengecekkan di RSUD Klungkung. (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Hujan lebat terus mengguyur Kabupaten Klungkung, Minggu (9/2) sejak pagi hingga sore. Situasi demikian menimbulkan kebocoran sejumlah titik pada gedung RSUD Klungkung, khususnya pada gedung pengembangan IGD dan gedung minimarket.

Bupati Klungkung Nyoman Suwirta langsung turun ke lokasi dan meminta pihak RSUD Klungkung segera melakukan penanganan. Saat mengecek ke lokasi, Bupati Suwirta mendapat penjelasan dari Direktur RSUD Klungkung, dr. Nyoman Kesuma, bahwa kebocoran tersebut terjadi karena hasil proyek yang belum kering 100 persen, sudah diguyur hujan lebat beberapa kali dengan intensitas tinggi.

Baca juga:  Bupati Suwirta Minta HIPMI Turun Tangan Bangun Generasi Muda

Sehingga kebocoran itu membuat talang air pun jebol, sehingga terjadi banjir hingga bagian selasar rumah sakit. Situasi ini sempat menimbulkan keluhan pihak pasien, sehingga RSUD Klungkung bergerak cepat melakukan penanganan sementara.

Bupati Suwirta mengaku mengecek sendiri kondisi gedung. Diakui memang banyak titik-titik kebocoran. Penanganan masalah seperti ini jangan ditunda-tunda lagi.

Dia meminta direktur segera lakukan komunikasi dengan pihak rekanan, agar segera dilakukan perbaikan sebelum hujan menimbulkan kerusakan lebih parah. Untuk sementara Pihak RSUD diminta untuk memberikan tanda pada bagian yang mengalami kebocoran, agar nantinya ketika pihak rekanan datang, kebocoran bisa segera ditangani.

Baca juga:  RSUD Klungkung Terapkan Layanan Geriatri dan Penyakit Jantung

Sebelumnya, persoalan kebocoran gedung RSUD Klungkung ini, sempat menjadi sorotan Komisi II DPRD Klungkung. Salah satunya, A.A Sayang Suparta.

Ini menurutnya sangat menimbulkan kesan tidak baik bagi pasien. Terlebih, rumah sakit yang sangat mengutamakan kualitas pelayanan. “Gedung-gedung baru yang baru saja selesai dibangun juga harus dicek ke lapangan. Saya usulkan kepada pimpinan agar diagendakan turun ke lapangan. Karena banyak pula laporan, bahwa ada gedung yang justru belum dimanfaatkan,” tegasnya. (Bagiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.