Direksi dan Staf BPR PADMA foto bersama di depan areal Pura Luhur Batukau disela sela kegiatan nangkil dan ngaturang ayah, Sabtu (18/1). (BP/Istimewa)

TABANAN, BALIPOST.com – Menduduki posisi nomor tiga dari 135 total Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Bali, bagi BPR PADMA tentunya tidak diraih dengan cara mudah. Selain kerja keras jajaran direksi dan seluruh staf, keberhasilan yang diraih juga tidak terlepas dari tuntunan Tuhan.

Tak salah, jelang usianya ke 15 tahun bulan Mei 2020 mendatang, Direksi dan ratusan staf BPR PADMA ‘ngaturang ayah’ ke Pura Luhur Batukau, desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Sabtu (18/1).

Apalagi saat ini, di Pura setempat juga tengah ada persiapan Karya Agung Pengurip Gumi.
Direktur Utama BPR PADMA, Cokorda Gede Mahadewa, SE.MM., mengatakan, adanya rangkaian persiapan Karya Agung Pengurip Gumi di Pura Luhur Batukau tahun ini menjadi salah satu momen yang dirasa pas untuk bisa melakukan wujud bakti kepada Ida Sesuhunan Pura Batukau. Begitupun kegiatan ini juga wujud dari konsep Tri Hita Karana.

Baca juga:  Makin Macho, Ini Tampilan Baru New Honda CB150 Verza

“Selain memohon tuntunan beliau, kami berharap sesuhunan di Pura Batukau bisa terus membimbing langkah kami kedepan, sehinga bisa terus berkembang baik dan menjadi lembaga perbankan yang terus bisa dipercaya oleh masyarakat,” ucapnya.

Lanjut disampaikan Cokorda Gede Mahadewa, BPR PADMA selalu berkomitmen menjaga kepercayaan nasabah dengan selalu memberikan layanan dan fasilitas terbaik bagi mereka. Dimana selama ini produk-produk yang dimiliki BPR PADMA sangat diminati masyarakat, sehingga berkembangnya BPR PADMA dengan keberhasilan usaha masyarakat berjalan selaras. “Kualitas SDM juga menjadi satu program kami untuk bisa bersaing di era digital saat ini,” terangnya.

Baca juga:  Melasti Pengurip Gumi, Ini Rekayasa Lalinnya

Begitupun untuk bisa mendekatkan layanan pada masyarakat, tahun 2020 ini, BPR PADMA akan menambah dua kantor kas, yaitu di Singaraja dan Gianyar. Kondisi kinerja BPR PADMA sendiri dari posisi laporan keuangan per tanggal 31 Desember 2019 dimana asset yang dimiliki sebesar Rp 441 miliar lebih, kredit di angka Rp 387 miliar lebih dengan 1.800 orang nasabah, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun sebesar Rp 227 miliar dengan 14.000 nasabah.

Baca juga:  Korban Jatuh saat Melasti Pengurip Agung Jalani Operasi di BRSUD Tabanan

Permodalan 30,92 persen, dan LDR berada di posisi sehat yakni 91,22 persen, yang artinya dana yang terserap sudah disalurkan dalam bentuk kredit. “Target kami di 2020 untuk aset bisa di angka Rp 500 miliar, tentunya dengan peningkatan kualitas SDM dan layanan pada nasabah,” pungkasnya. (Adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.