SEMARAPURA, BALIPOST.com – Jalur cepat by pass Prof. Ida Bagus Mantra wilayah Klungkung kembali memakan korban jiwa. Seorang pengendara sepeda motor I Komang Mustika Yasa (32) asal Ngis Kaler, Tribuana, Kecamatan Abang, Karangasem, meninggal di tempat setelah diseruduk pengguna jalan lain dari belakang, Sabtu (11/1) malam.

Dalam kecelakaan itu, tubuhnya sempat terseret truk yang berusaha didahuluinya sebelum terjadi kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Made Teja Dwi Permana, mengatakan TKP lakalantas itu persis di sebelah selatan jembatan panjang Tukad Unda tersebut. Jalur ini memang dikenal rawan lakalantas, karena akses jalan yang lebar membuat kendaraan berlomba-lomba memacu kendaraannya.

Baca juga:  Tim Satgas COVID-19 Badung Evakuasi Jasad Tukang Las

Sebagaimana keterangan para saksi di TKP, saat itu korban yang mengendarai sepeda motor DK 3220 XO melaju cepat dari arah timur. Di depannya, juga melaju truk DK 8511 MD yang dikemudikan I Komang Sudarma (46) asal Dusun Lekok, Desa Sampalan Klod, Kecamatan Dawan.

Saat korban hendak mendahului truk dan mengambil jalur sedikit ke kanan, tiba-tiba dari belakang dia dihantam pengendara lainnya dari belakang. Menurut keterangan para saksi, kendaraan yang menabrak dari belakang sejenis minibus.

Baca juga:  Lontarkan Kata-kata Ancaman, Seorang Pria Dilaporkan ke Polisi

Usai menabrak, dia langsung kabur meninggalkan TKP dan korban dengan kondisi mengenaskan. Sebab, saat terjadi tabrakan itu, korban terjatuh ke kolong truk tersebut.

Korban pun sempat terseret roda belakang truk itu hingga beberapa meter. “Akibat kecelakaan fatal ini, korban meninggal dunia di TKP,” kata Kasat Lantas.

Polisi masih berupaya mengejar pelaku pengendara minibus yang menabrak korban hingga meninggal dari belakang dan kabur. Namun, minimnya keterangan dan bukti pendukung lainnya, membuat pihak kepolisian cukup kesulitan mengungkap identitas pelakunya. (Bagiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.