DENPASAR, BALIPOST.com – Kelompok Media Bali Post bekerjasama dengan yayasan Dharma Naradha dan didukung oleh Sampoerna untuk Indonesia, Agung Roy Dekorasi, Bank BNI, PT Jamkrida Bali Mandara, Pusat Investasi Pemerintah (PIP) meluncurkan Gerakan Entrepreneur Bali Mewujudkan Bali Era Baru, Nangun Sat Kerthi Loka Bali pada Jumat (27/12) di Wantilan Bali TV.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Gede Indra Dewa Putra, Dirut PIP Kementerian Keuangan, Ririn Kadariyah, Perbendaharaan Bali Kemenkeu RI, Tri Budiantho, dan dari Sampoerna untuk Indonesia, A.A. Sagung Ratih Amelia.

Baca juga:  Denpasar Kembali Catatkan Tambahan Korban Jiwa COVID-19, Kasus Harian Juga Melonjak

Ratusan peserta berasal dari anggota koperasi, pengusaha UMKM, UKM binaan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, dan anak-anak SMK.

Suasana acara gerakan entrepreneur Bali, Jumat (27/12). (BP/eka)

Pemimpin Kelompok Media Bali Post, Satria Naradha menyampaikan, Koperasi Krama Bali (KKB) berterima kasih telah mempercayakan KKB untuk menyalurkan kredit ultra mikro (UMI). Tahun ini KKB diberikan Rp 1 miliar, dan telah menggulirkan sekitar Rp 800 juta.

Ke depan KKB akan menyiapkan penerima kredit UMI yang potensial untuk mewujudkan Bali Era Baru. Sejak awal berdirinya, dijelaskannya, KKB memiliki misi memberdayakan masyarakat Bali agar tidak sekedar menjadi penonton di tengah gemerlap pariwisata Bali, tapi menjadi pelaku usaha.

Baca juga:  Pelaku “Habisi” Korban Karena Dendam Lama

Per tahun dari pariwisata, Bali menyumbangkan devisa Rp 150 triliun untuk negara. Namun jika masyarakat Bali semakin redup, lama-lama devisa yang dihasilkan juga akan berkurang.

Mengingat roh pariwisata Bali adalah manusia Bali yang sekaligus menjaga budaya dan alam. Jika budaya dan alam Bali hilang karena manusia Bali tidak ada, devisa dari hasil pariwisata juga akan berkurang. (Citta Maya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.