NEGARA, BALIPOST.com – Jembatan Biluk Poh di Tegalcangkring yang putus akibat banjir mengakibatkan arus lalu lintas jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk lumpuh. Polres Jembrana mengarahkan arus lalu lintas dari Jawa menuju Denpasar dari jalur Gilimanuk ke Singaraja (Cekik).

Kapolres Jembrana AKBP Budi P Saragih ditemui di jembatan Biluk Poh, Minggu (23/12) mengatakan jalur Denpasar-Gilimanuk sejak Minggu dinihari belum bisa dilalui akibat dampak jembatan yang terhadang kayu ini.
“Kita antisipasi untuk mobil pribadi dari Cekik diarahkan lewat Singaraja,” ujar Kapolres.

Baca juga:  Pasien Sembuh Masih Bertambah Lebih Banyak dari Kasus Baru

Dengan kondisi seperti saat ini belum diketahui pasti apakah jembatan sudah bisa dilalui. Petugas masih sibuk membersihkan jembatan dari lumpur dan kayu-kayu yang melintang.

Selanjutnya setelah jembatan bersih, petugas juga masih menunggu Balai Jalan Nasional dan PU Provinsi untuk memastikan jembatan bisa dilalui. “Kita belum bisa memprediksi, tetapi berupaya secepatnya,” tandas Kapolres.

Dari informasi sejatinya di Utara ada jembatan alternatif untuk kendaraan kecil (mobil) menghubungkan Penyaringan dan Tegalcangkring. Namun jembatan itu juga putus diterjang banjir bandang.

Baca juga:  Kabar Baik, Tambahan Kasus COVID-19 Bali Turun ke Dua Digit

Dari pengamatan alat berat dikerahkan untuk membersihkan jembatan dan menarik kayu besar yang melintang diatas jembatan. Sejumlah pengendara motor yang hendak ke Denpasar dan sebaliknya juga terjebak di ujung-ujung jembatan.

Sapto salah seorang warga dari Jember yang hendak ke Denpasar mengaku sudah menunggu sejak pukul 03.00 WITA hingga Minggu pagi masih menunggu. “Kalau balik lewat Singaraja kejauhan memutar. Menunggu saja sampai (jembatan) dibersihkan,” ujarnya. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  Kembali Nihil Korban Jiwa, Tambahan Kasus COVID-19 Bali Terendah Sejak 1,5 Tahun Ini
BAGIKAN

1 KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *