
GIANYAR, BALIPOST.com – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Gianyar menggencarkan pengamanan di wilayah pesisir dengan melaksanakan patroli perairan di kawasan Pantai Lembeng, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Senin (26/10). Langkah preventif ini dilakukan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, sekaligus mengantisipasi potensi kecelakaan laut akibat cuaca ekstrem.
Patroli yang berlangsung mulai pukul 10.40 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Gianyar, AKP I Gede Budarasa, bersama sejumlah personel. Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya memantau aktivitas warga dan pengunjung di sepanjang garis pantai, tetapi juga secara aktif menyampaikan imbauan keselamatan kepada masyarakat.
Kasat Polairud Polres Gianyar, AKP I Gede Budarasa, menegaskan pentingnya peningkatan kewaspadaan bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar perairan, mengingat potensi gelombang tinggi yang sewaktu-waktu dapat membahayakan keselamatan.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di pantai. Perhatikan kondisi cuaca dan gelombang laut, jangan memaksakan diri apabila situasi tidak memungkinkan, serta awasi anak-anak ketika berada di sekitar pantai,” ujar AKP I Gede Budarasa.
Selain fokus pada aspek keselamatan, jajaran Sat Polairud Polres Gianyar juga mengajak masyarakat dan para pengunjung untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan pesisir serta ikut serta memelihara situasi kamtibmas yang aman. Warga diminta tidak ragu untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan atau kejadian darurat di wilayah pesisir.
Melalui kegiatan patroli rutin yang dioptimalkan ini, pihak kepolisian berharap kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di perairan semakin meningkat. Polres Gianyar berkomitmen untuk terus hadir secara nyata di tengah masyarakat melalui berbagai langkah preventif demi mewujudkan situasi wilayah pesisir yang aman, tertib, dan terkendali. (Wirnaya/balipost)










