Kegiatan Rembuk Warga yang digelar di Alun-Alun Kota Gianyar Selasa (20/10).(BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Polres Gianyar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri dengan masyarakat melalui kegiatan Rembuk Warga yang digelar di Alun-alun Kota Gianyar, Selasa (20/10). Agenda ini dilaksanakan sebagai bagian implementasi Program Quick Wins Kapolri untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk menegaskan bahwa kedekatan dan komunikasi transparan dengan warga adalah kunci utama menciptakan situasi wilayah yang kondusif. “Melalui kegiatan Rembuk Warga ini, kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat, mendengarkan langsung aspirasi maupun keluhan yang disampaikan, serta mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan kamtibmas,” ujar AKBP James.

Baca juga:  Desa Temesi Berupaya Hilangkan Image Kumuh dan Kotor

Lebih lanjut, Kapolres mengimbau agar warga tidak ragu untuk bersinergi dan berperan aktif dalam memelihara keamanan lingkungan sekitar. Polres Gianyar, tegasnya, berkomitmen untuk selalu menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan warga. “Kami berharap masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing,” tambahnya.

Melalui dialog interaktif ini, Polres Gianyar berharap sinergi antara Polri dan elemen masyarakat semakin solid serta kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di wilayah Kabupaten Gianyar terus meningkat. Turut mendampingi dalam acara tersebut sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Gianyar, personel Polsek Gianyar, serta belasan perwakilan warga setempat.

Baca juga:  5 Berita Terpopuler: Dari Rapat Pansus Berlangsung Tegang hingga 4 Orang Dilaporkan ke Polda Bali

Rembuk Warga ini dirancang sebagai wadah komunikasi dua arah secara langsung antara kepolisian dan warga. Melalui ruang terbuka ini, masyarakat bebas menyampaikan aspirasi, masukan, hingga berbagai keluhan seputar potensi gangguan kamtibmas di lingkungan tempat tinggal mereka. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN