
SINGASANA, BALIPOST.com – Tanah longsor terjadi di perumahan, Jalan Pulau Bawean, Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Tabanan, Selasa (20/10). Dua rumah warga mengalami kerusakan dan satu orang terluka akibat peristiwa tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen serta menyerahkan bantuan logistik kepada warga terdampak.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 Wita. Longsor diduga dipicu kondisi tanah pondasi perumahan yang labil sehingga menyebabkan bagian bangunan milik dua warga mengalami kerusakan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Srinada Giri, menjelaskan kerusakan terjadi pada bagian kamar dan dapur rumah milik Nurul Laili. Sementara itu, rumah milik A.A. Krisna Jaya mengalami kerusakan pada bagian dapur.
Selain merusak bangunan, kejadian tersebut menyebabkan seorang warga bernama Risnu Akbar Kurniawan, 29, mengalami luka-luka. Korban telah mendapatkan penanganan medis di RS Kasih Ibu.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung menyiapkan personel, armada, logistik, serta sarana pendukung untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian,” ujarnya.
BPBD Tabanan melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) mengerahkan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu 4 untuk melakukan asesmen terhadap dampak longsor sekaligus menyerahkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak.
Penanganan berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WITA. BPBD bersama unsur terkait langsung melakukan pendataan dampak kejadian sebagai bagian dari upaya penanganan darurat.
Kondisi tanah yang diduga labil di lokasi kejadian selanjutnya juga mendapat perhatian karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan.
Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pergerakan tanah, terutama jika ditemukan retakan pada bangunan atau tanah di sekitar pondasi. (Puspawati/balipost)









