
DENPASAR, BALIPOST.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dharma Yadnya Provinsi Bali memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi petugas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan petugas keamanan di SPBU Tohpati, Jalan WR Supratman, Denpasar Timur, Kamis (15/10).
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan petugas yang tetap bekerja di tengah antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) yang belum normal.
Direktur RSUD Dharma Yadnya, dr. Kadek Iwan Darmawan, mengatakan pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan oleh tim kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, dan apoteker. Dalam pemeriksaan itu, sebagian besar petugas mengeluhkan kelelahan. Sementara itu, beberapa petugas lainnya mengalami pusing dan tekanan darah tinggi.
Tim kesehatan juga telah memberikan obat dan vitamin sesuai kebutuhan untuk membantu menjaga kondisi kesehatan para petugas.
“Hari ini kami memberikan pelayanan kesehatan untuk petugas SPBU di sebelah RS Dharma Yadnya,” ujarnya, Kamis (15/10).
Menurut dr. Iwan, pelayanan kesehatan tersebut direncanakan berlangsung setiap hari hingga situasi SPBU kembali normal. Upaya ini diharapkan dapat membantu petugas menjaga kondisi fisik di tengah meningkatnya beban kerja selama antrean BBM berlangsung.
Selain menyasar petugas SPBU dan keamanan, RSUD Dharma Yadnya juga memberikan perhatian kepada masyarakat yang mengantre BBM di sekitar rumah sakit. Untuk mengantisipasi risiko dehidrasi akibat cuaca panas selama mengantre, pihak rumah sakit menyediakan air mineral gratis melalui dispenser bagi masyarakat yang berada di depan rumah sakit, yang bersebelahan dengan SPBU Tohpati.
dr. Iwan mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kebutuhan cairan tubuh, terutama ketika harus berada di luar ruangan dalam waktu lama. Masyarakat diimbau minum air secara teratur tanpa harus menunggu haus, menghindari paparan terik matahari terlalu lama, mengenakan pakaian yang nyaman dan ringan, serta beristirahat di tempat yang lebih sejuk apabila memungkinkan.
Pemeriksaan kesehatan bagi petugas dan penyediaan air minum gratis bagi masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya RSUD Dharma Yadnya membantu menjaga kesehatan di tengah situasi antrean BBM.
“Kami berharap situasi ini segera terkendali sehingga petugas maupun masyarakat tetap sehat,” harapnya.
Selain menjaga kesehatan, masyarakat yang mengantre juga diingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. (Ketut Winata/balipost)










