
AMLAPURA, BALIPOST.com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) khususnya di Kabupaten Karangasem mengakibatkan antrean kendaraan mengular di sejumlah SPBU. Atas kondisi tersebut, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata atau Gus Par mengimbau masyarakat bersabar menunggu proses pendistribusian BBM yang terus dilakukan oleh Pertamina.
Gus Par mengatakan, pihaknya memantau kondisi pasokan BBM di dua SPBU di Amlapura yakni SPBU Ahmad Yani dan SPBU Surapati. Ia melihat langsung antrean kendaraan yang mengular untuk mendapatkan BBM.
“Memang kondisi ini membuat semuanya serba sulit. Kami memahami keresahan masyarakat. Tetapi kami berharap masyarakat tetap bersabar karena distribusi BBM masih terus dilakukan. Pemerintah juga terus memantau perkembangan di lapangan,” ujar Gus Par, Kamis (15/10).
Menurut Gus Par, kelangkaan BBM membuat aktivitas masyarakat menjadi serba sulit. Meski demikian, ia meminta masyarakat tetap tenang dan bersabar karena pendistribusian BBM masih terus dilakukan oleh pihak Pertamina.
“Masyarakat mohon sedikit bersabar. Kita berharap pasokan dan distribusi BBM segera kembali normal sehingga antrean di SPBU dapat terurai dan aktivitas masyarakat Karangasem kembali berjalan normal,” harapnya.
Dia menjelaskan, sebagai langkah mengurangi mobilitas di tengah kondisi pasokan BBM yang belum normal, Pemkab Karangasem menerapkan WFH bagi ASN selama tiga hari. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi penggunaan BBM sekaligus membantu menekan kepadatan kendaraan di jalan maupun antrean di SPBU.
“WFH ini salah satu langkah pemerintah daerah untuk mengurangi mobilitas dan penggunaan BBM. Selama tiga hari ASN bekerja dari rumah, tetapi pelayanan pemerintahan tetap berjalan,” tegasnya. (Eka Parananda/balipost)










