Petugas gabungan melakukan pengamanan di sejumlah SPBU. (BP/Yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Polres Buleleng turut mengawasi penjualan BBM eceran di tengah antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Polres Buleleng mengingatkan masyarakat agar berhati-hati membeli bensin di luar SPBU, terutama jika harga yang ditawarkan tinggi dan kualitas BBM tidak terjamin.

Kapolres Buleleng AKBP. Ruzi Gusman dihubungi Rabu (14/10) mengatakan, polisi bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja ( Pol PP) Buleleng juga melakukan pengawasan di 21 SPBU di wilayah Kabupaten Buleleng. Personel diterjunkan untuk mengatur antrean kendaraan, khususnya pada akses masuk dan keluar SPBU, guna mencegah kemacetan yang mengganggu arus lalu lintas.

Baca juga:  Nilai Kejujuran Sedang Dipertaruhkan

Menurutnya, kepadatan antrean paling terasa di kawasan perkotaan Singaraja karena tingginya aktivitas masyarakat. Karena itu, pengaturan lalu lintas menjadi salah satu fokus pengawasan agar antrean kendaraan tidak meluber hingga ke jalan raya.

Terkait ketersediaan BBM, Ruzi mengimbau masyarakat agar tidak panik. Pihaknya terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memantau stok dan kelancaran distribusi BBM di Buleleng.

“Kami melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan Pertamina terkait stok BBM. Masyarakat tidak perlu panik karena stok masih ada dan distribusi sudah berjalan. Sekarang tinggal pemulihan saja,” ujarnya.

Baca juga:  Bobol Conter HP, Benjo Ditembak Polisi

Selain mengantisipasi kemacetan, kepolisian juga menyoroti penjualan bensin eceran dengan harga tinggi. Ruzi menegaskan, pengawasan terhadap pedagang eceran akan dilakukan agar penjualan BBM tidak merugikan masyarakat. Ia juga mengingatkan warga untuk berhati-hati terhadap bensin yang dijual di luar SPBU karena kualitas dan kemurniannya belum tentu terjamin.

Sementara itu, menanggapi maraknya informasi jual beli bensin melalui media sosial, Ruzi menyebut informasi tersebut belum tentu benar. Ia juga menegaskan bahwa di SPBU tidak ada pembelian BBM menggunakan jeriken.

Baca juga:  Tangani Kelangkaan Elpiji, Presiden Tugaskan Menteri BUMN

“Kami akan melakukan pengawasan terhadap pedagang eceran. Masyarakat juga kami imbau agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya,” katanya. (Yudha/balipost)

 

BAGIKAN