I Gusti Bagus Putra Pertama. (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem terus mengejar target cakupan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) sebesar 100 persen. Hingga saat ini, cakupan imunisasi mencapai 88,7 persen. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama, Selasa (13/10).

Pertama mengatakan, upaya peningkatan capaian imunisasi terus dilakukan lantaran ada perluasan sasaran imunisasi HPV tahun ini. Jika sebelumnya hanya menyasar anak perempuan usia 11 tahun atau kelas V SD, kini anak laki-laki di usia sama juga jadi sasaran. “Sekitar 1.000 dosis vaksin tersedia untuk menjangkau anak-anak yang belum dapat imunisasi,” ucapnya.

Baca juga:  Delapan Warga Banjar Kawan Digigit Anjing Rabies

Guna mencapai target 100 persen, Dinas Kesehatan Karangasem bersama puskesmas, rumah sakit, dan fasilitas kesehatan lainnya terus melakukan berbagai upaya. Salah satu diantaranya adalah melakukan sosialisasi dan edukasi ke orang tua agar memastikan anak mereka memperoleh imunisasi sesuai dengan sasaran program.

“Petugas kesehatan terus melakukan penelusuran terhadap anak-anak yang belum mendapatkan vaksinasi. Penelusuran dilakukan melalui berkoordinasi dengan sekolah dan madrasah, termasuk mendata anak yang tak hadir ketika imunisasi dilaksanakan. Jadi, anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi saat pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) akan diarahkan mengikuti imunisasi susulan dan koordinasi dengan petugas puskesmas,” katanya.

Baca juga:  Berantas Prostitusi, Satpol PP Badung Sisir Empat Kecamatan Ini

Dia menjelaskan, imunisasi adalah bagian penting dari upaya pemenuhan hak anak atas pelayanan kesehatan. Dukungan orang tua diperlukan agar semua anak yang jadi sasaran program dapat peroleh perlindungan melalui vaksinasi HPV. Imunisasi HPV bagi anak yang jadi sasaran diberikan secara gratis.

“Keamanan vaksin HPV telah melalui penelitian ilmiah. Anggapan mengenai vaksin HPV yang mengakibatkan kemandulan tidak didukung oleh bukti ilmiah. Masyarakat diharap dapat memperoleh info dari sumber resmi agar tak salah memahami manfaat dan keamanan dari program imunisasi HPV,” jelas Pertama. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Imunisasi Heksavalen Segera Dilakukan di Tabanan, Lindungi Bayi dari Enam Penyakit
BAGIKAN