Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa bersama instansi terkait melaksanakan patroli dan mengecek kapal sedang nyandar. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa bersama instansi terkait secara rutin melakukan kegiatan patroli, pengamanan, pengawasan dan pemeriksaan kapal-kapal yang sedang nyandar. Upaya ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi masuknya barang berbahaya maupun barang terlarang. Apalagi Pelabuhan Benoa merupakan salah satu objek vital nasional yang harus dijaga keamanan dan ketertibannya.

Untuk kapal sedang berlabuh, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Kamis (8/10) menyampaikan pengawasan dapat meliputi pemeriksaan administrasi dan dokumen, identitas serta aktivitas awak kapal, barang bawaan, serta bagian-bagian kapal sesuai kebutuhan dan hasil penilaian situasi di lapangan.

Baca juga:  Cegah Wabah PMK, Vaksinasi Dilakukan "Door to Door"

“Khusus untuk pemeriksaan terhadap potensi barang terlarang, petugas melakukan deteksi dan pemeriksaan secara selektif sesuai ketentuan. Termasuk berkoordinasi dengan instansi yang memiliki kewenangan terkait kepelabuhanan, keamanan laut, kepabeanan, karantina maupun pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan,” ujarnya.

Iptu Adi menegaskan pengawasan tersebut merupakan bagian dari sinergi lintas instansi untuk menjaga Pelabuhan Benoa sebagai kawasan yang aman, tertib dan kondusif, sekaligus mencegah pelabuhan dimanfaatkan sebagai jalur masuk atau keluar barang-barang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca juga:  Waspadai Serangan Terorisme Ganggu Pemulihan Pariwisata Bali

Ia menjelaskan setiap kegiatan yang dilakukan Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa khususnya patroli, selalu menggandeng instansi terkait. Hal ini penting dilakukan untuk memperkuat sinergitas dan mencapai hasil maksimal.

Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa juga terus meningkatkan koordinasi dengan Pelindo, KSOP, TNI AL, Polairud, PSDKP dan stakeholder terkait lainnya dalam melaksanakan pengamanan dan pengawasan di kawasan pelabuhan. Sinergi lintas instansi tersebut memang menjadi pola pengamanan yang selama ini diterapkan di Pelabuhan Benoa. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  KDB di KDTWK Akan Diubah Jadi 40 Persen, Ini Konsekuensinya

 

BAGIKAN