Petugas BPBD Bangli menangani dahan beringin yang tumbang dan merusak bangunan Pura. (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Beberapa bangunan di Pura Dukuh, Dusun Pucangan, Desa Kayubihi, Bangli rusak tertimpa dahan beringin. Peristiwa yang dipicu angin kencang tersebut mengakibatkan kerugiann materiil yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kabid kedaruratan dan Logistik BPBD Damkar Bangli I Ketut Agus Sutapa Selasa (29/9), mengatakan bahwa peristiwa tersebut dilaporkan pihak Pengempon pura pada Minggu sore lalu.

Sementara penanganan baru dilakukan Selasa kemarin setelah pihak Pengempon melaksanakan upacara terlebih dahulu. “Teman-teman TRC (Tim Reaksi Cepat) BPBD masih di lokasi berbahu-bahu melaksanakan upaya penanganan, tentu dibarengi oleh krama setempat. Astungkara cuaca landai, target kami semoga bisa terselesaikan hari ini sehingga proses-proses selanjutnya bisa diselesaikan oleh pihak pengempon pura,” kata Agus Sutapa.

Baca juga:  Hingga Pukul 18.00, Tujuh Provinsi Diminta Sudah Tetapkan Kabupaten/Kota Menerapkan PPKM Mikro

Selain upaya penanganan, BPBD Damkar Bangli juga akan berupaya memfasilitasi pengusulan bantuan keuangan melalui bansos tidak terencana ke Pemerintah Provinsi Bali. “Karena sesuai dengan ketentuan dan Peraturan Gubernur Bali, kalau tidak salah Pergub Bali Nomor 25 Tahun 2025, untuk fasilitas umum milik masyarakat berupa tempat ibadah itu memungkinkan kita usulkan ke provinsi jika terdampak bencana,” jelasnya.

Pihaknya kembali mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca saat ini. BPBD meminta warga aktif mengenali potensi bahaya di sekitarnya serta melakukan langkah preventif, seperti pemangkasan dahan pohon tua atau rimbun yang berdekatan dengan bangunan guna meminimalisasi risiko bencana.

Baca juga:  Di Bangli, KPU Temukan Ratusan Surat Suara Rusak

Sementara itu Kelian Banjar Dinas Pucangan Wayan Sulastra mengatakan dahan pohon beringin yang tumbang menimpa dua bangunan utama, yakni Bale Paratengan dan Bale Pesandekan, serta tembok penyengker di sisi timur pura. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Terkait kerusakan yang ditimbulkan, pihaknya berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk perbaikan. (Dayu Swasrina/balipost)

 

BAGIKAN