Terduga pencuri spesialis meteran air, AR diamankan di Jalan Bangsal, Dalung, Kuta Utara. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Aksi pencurian water meter milik pelanggan Perumda Tirta Mangutama Kabupaten Badung kembali terbongkar. Seorang pria berinisial AR, asal Probolinggo, Jawa Timur, berhasil diamankan warga di Dalung, Kuta Utara, setelah kepergok mencopot water meter di pinggir jalan.

Saat diperiksa, warga menemukan puluhan water meter di dalam tas ransel yang dibawa pelaku. Penangkapan tersebut bermula ketika warga mencurigai gerak-gerik AR yang berada di pinggir jalan.

Warga kemudian mengikuti pelaku dari kejauhan. Kecurigaan semakin kuat setelah AR terlihat jongkok dan membuka water meter milik pelanggan Perumda Tirta Mangutama.

Pelaku yang diketahui berasal dari Probolinggo, Jawa Timur, diduga berusaha mengelabui warga dengan mengenakan jaket pengiriman paket. Saat hendak meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor bernomor polisi DK 6522 FCI, warga langsung menghentikan dan memeriksa barang bawaan pelaku.

Baca juga:  5 Berita Koran Bali Post Terbit Hari Ini, Senin, 30 Juni 2025

Warga pun dibuat terkejut setelah menemukan puluhan water meter di dalam tas ransel yang dibawa AR. Temuan tersebut memunculkan dugaan bahwa AR merupakan pelaku yang berkaitan dengan sejumlah kasus pencurian water meter yang sebelumnya meresahkan masyarakat di kawasan Jimbaran, Pecatu dan wilayah sekitarnya.

Direktur Teknik Perumda Air Minum Tirta Mangutama, Made Suarsa, saat dikonfirmasi Selasa (29/9), membenarkan adanya penangkapan terduga pelaku pencurian water meter tersebut. Ia menyebut peristiwa itu juga ramai beredar melalui media sosial. “Iya ada warga yang mencurigai gerak gerik pelaku. Mengingat pelaku jongkok seperti membuka water meter,” ujarnya.

Baca juga:  Polres Badung Optimalisasi Pengawasan Berbasis Teknologi

Menurut Suarsa, warga bersama staf Perumda yang mendatangi lokasi kemudian membawa persoalan tersebut ke jalur hukum. Laporan juga telah disampaikan kepada kepolisian. “Sudah dilaporkan, dan kasusnya diserahkan ke Polsek Kuta Utara bersama barang buktinya,” imbuhnya.

Suarsa menduga pelaku merupakan spesialis pencurian water meter. Dugaan tersebut muncul karena kasus kehilangan water meter tidak hanya terjadi di wilayah Kuta Utara, tetapi juga beberapa kali ditemukan di kawasan Badung Selatan.

Untuk mencegah pencurian kembali terjadi, Perumda Tirta Mangutama telah memperkuat pengamanan water meter pelanggan, khususnya di wilayah Badung Selatan. Pengamanan dilakukan dengan memasang empat penyangga besi pada water meter.

Baca juga:  Rumah Dieksekusi, Warga Demo Polsek Ubud

“Jadi pengamanannya ada besi penyangga empat buah. Minimal kalau dicuri, pencuri harus memotong empat batang besi hingga membutuhkan waktu lama, dengan waktu itu kita harap pemilik cepat tau, sehingga bisa digagalkan,” jelasnya sembari berharap mudah-mudahan tidak ada kasus serupa lagi.

Disebutkan, kasus penangkapan AR kini telah diserahkan kepada Polsek Kuta Utara untuk proses hukum lebih lanjut. Barang bukti yang ditemukan bersama terduga pelaku juga telah diserahkan kepada kepolisian. (Parwata/balipost)

BAGIKAN