Ilustrasi. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dinas Kesehatan Kota Denpasar mencatat ada 10 kasus influenza A sejak Januari hingga September ini. Semua pasien yang terpapar pun sudah dinyatakan sembuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar AA Ayu Chandrawati, Senin (28/9) menjelaskan, gejala umum Influenza A, antara lain demam yang muncul tiba-tiba, batuk yang biasanya berupa batuk kering, sakit tenggorokan, pilek atau hidung tersumbat, sakit kepala, nyeri otot dan persendian, serta lemas atau malaise.

Chandrawati mengatakan, pemantauan Influenza A dilakukan melalui surveilans Severe Acute Respiratory Infection (SARI) dan Influenza Like Illness (ILI). Ada dua fasilitas kesehatan yang ditunjuk untuk melakukan pemantauan. Salah satunya RSUD Wangaya merupakan rumah sakit yang ditunjuk sebagai lokasi pemeriksaan sentinel SARI di Bali.

Kemudian, di Puskesmas I Kecamatan Denpasar Selatan untuk pemeriksaan sentinel ILI.

Baca juga:  "Racer" Denpasar Uji Coba ke Negara

Penunjukan tersebut kata dia, dilakukan Kementerian Kesehatan RI sejak Oktober 2020. “Setiap kasus SARI yang ditemukan di RSUD Wangaya dan kasus ILI di Puskesmas I Denpasar Selatan dilakukan pengambilan spesimen untuk pemeriksaan PCR,” katanya.

Spesimen kemudian dikirim ke Laboratorium Rujukan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Pelaporan kasus ILI dan SARI dilakukan melalui Bitly dan aplikasi NAR.

Untuk suspect SARI, selama Januari hingga September 2026 ditemukan 82 kasus di RSUD Wangaya. Seluruh kasus tersebut menjalani pengambilan spesimen dan pemeriksaan PCR.

Dari 82 spesimen tersebut, hasil pemeriksaan 75 spesimen telah keluar, sedangkan tujuh spesimen masih menunggu hasil. Dari 75 spesimen yang telah diperiksa, sebanyak enam spesimen dinyatakan positif Influenza A dan 69 spesimen lainnya negatif.

Sementara untuk pemeriksaan sentinel ILI di UPTD Puskesmas I Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan, tercatat 30 suspect sepanjang Januari hingga September 2026. Dari 30 spesimen yang dikirim ke BBLK Surabaya, sebanyak 28 hasil pemeriksaan telah keluar dan dua spesimen masih menunggu hasil.

Baca juga:  Jasad Pria Ditemukan di Areal Pura Dalem Purwa Banyuning

Dari 28 spesimen yang telah diperiksa, empat spesimen dinyatakan positif Influenza A dan 24 lainnya negatif. “Jadi jumlah kasus Influenza A di Kota Denpasar periode Januari sampai September 2026 tercatat sebanyak 10 kasus,” kata Chandrawati,

Seluruh pasien yang dinyatakan positif Influenza A, baik yang ditemukan melalui surveilans SARI di RSUD Wangaya maupun surveilans ILI di Puskesmas I Denpasar Selatan, disebut telah sembuh dan kembali beraktivitas seperti biasa.

Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat yang mengalami batuk, pilek atau gejala influenza untuk menggunakan masker, terutama saat berada di ruang publik atau berinteraksi dengan orang lain.

Baca juga:  Sosialisasi Prokes, Sampai "Celuluk" Dilibatkan

Masyarakat juga dianjurkan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer serta menerapkan etika batuk dan bersin dengan menutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau bagian dalam siku.

Orang yang mengalami gejala influenza juga dianjurkan beristirahat di rumah dan membatasi kontak dengan orang lain untuk mengurangi risiko penularan. Selain itu, sirkulasi udara di dalam ruangan perlu diperhatikan dengan membuka jendela dan menghindari ruang tertutup yang padat.

Dinas Kesehatan juga terus memperkuat surveilans terhadap tren ILI dan SARI melalui jejaring surveilans serta fasilitas pelayanan kesehatan. Jika ditemukan peningkatan kasus yang tidak biasa, diperlukan analisis epidemiologi dan tindak lanjut.

Puskesmas dan rumah sakit juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap pasien dengan gejala infeksi saluran pernapasan, terutama kelompok berisiko. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN