
SINGARAJA, BALIPOST.com – Wajah Gedung Mr I Gusti Ketut Pudja (Imaco) di kawasan Pelabuhan Buleleng akan mengalami sejumlah perubahan. Melalui paket penataan kawasan Pelabuhan Buleleng, bangunan tersebut diarahkan menjadi ruang multifungsi yang lebih nyaman sekaligus terbuka, terutama pada sisi utara yang nantinya menghadap langsung ke laut.
Kepala Dinas PUPR Perkim Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra, mengatakan, pekerjaan penataan kawasan tersebut kini masih dalam tahap awal. Hingga Minggu (27/9), progres pekerjaan tercatat sekitar 10 persen. Meski demikian, capaian itu masih berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan dalam kontrak.
“Progresnya baru di kisaran 10 persen, tetapi memang masih sesuai schedule. Kami tetap monitor perkembangannya,” ujar Adiptha.
Salah satu perubahan yang dilakukan pada Gedung Imaco yakni membuka bagian utara bangunan. Selama ini, sisi tersebut belum memberikan keleluasaan bagi orang yang berada di dalam gedung untuk menikmati pemandangan laut. Dengan penataan baru, bagian tersebut akan dibuat lebih terbuka sehingga suasana di dalam gedung lebih terhubung dengan kawasan pesisir.
Penataan tidak hanya menyangkut tampilan bangunan. Bagian panggung juga akan diperbaiki untuk meningkatkan kenyamanan penonton. Posisi panggung yang sebelumnya cukup tinggi dinilai membuat penonton yang berada di bagian depan kurang leluasa menyaksikan kegiatan.
“Panggungnya kami atur supaya lebih nyaman. Jadi kalau orang duduk di depan panggung tidak terlalu tinggi melihatnya,” jelasnya.
Perubahan lainnya menyasar fasilitas sanitasi. Toilet yang sebelumnya berada di dalam bangunan akan dipindahkan ke luar. Menurut Adiptha, langkah tersebut dilakukan agar fungsi utama gedung sebagai ruang multifungsi tidak terganggu. Persoalan bau yang sebelumnya muncul dari fasilitas toilet juga diharapkan dapat diminimalkan.
“Untuk toilet kami buat di luar, jadi tidak mengganggu orang yang sedang beraktivitas di dalam. Di dalam nanti lebih fokus untuk kegiatan multifungsi,” katanya.
Selain itu, pekerjaan meliputi pembenahan interior gedung. Penataan tersebut diharapkan membuat Gedung Imaco lebih nyaman digunakan untuk berbagai kegiatan, sekaligus memberikan karakter baru bagi salah satu bangunan di kawasan Pelabuhan Buleleng.
Paket pekerjaan penataan kawasan Pelabuhan Buleleng ini memiliki nilai kontrak sekitar Rp4,99 miliar dan dikerjakan kontraktor DINASTY. Sampai saat ini, pekerjaan di lapangan disebut berjalan tanpa kendala berarti.
“Kami tetap antisipasi material, tenaga, dan sebagainya. Pasokannya harus terus kontinu sehingga tidak mengganggu jadwal pekerjaan mereka di lapangan,” tandas Adiptha. (Yudha/balipost)










