Penataan Jalan Diponegoro Singaraja, Buleleng. (BP/yud)

SINGARAJA, BALIPOST. com – Penataan Jalan Diponegoro, Singaraja, terus berlanjut. Hingga Jumat (23/10), progres pengerjaan proyek tersebut telah mencapai 40 persen. Pemasangan batu andesit mulai dilakukan secara bertahap dari sisi utara menuju selatan.

Kepala Dinas PUPR Perkim Buleleng, Putu Adipta Eka Putra, dikonfirmasi Jumat (23/10), mengatakan, pengerjaan masih berjalan sesuai rencana. Aktivitas pedagang di sekitar lokasi proyek dipastikan tidak menghambat pekerjaan karena mereka menyesuaikan posisi berjualan dengan kondisi di lapangan.

“Progresnya sudah 40 persen. Pemasangan batu andesit sudah mulai dikerjakan dari utara ke selatan dan dilanjutkan secara bertahap. Sampai sekarang pekerjaan masih on track dan tidak ada kendala berarti,” ujarnya.

Baca juga:  Ditarget Rampung 4 Bulan, Penataan Lanjutan Tukad Badung Dimulai

Selain pemasangan batu andesit, pekerjaan juga berfokus pada pembangunan drainase. Saluran air yang sebelumnya memiliki lebar sekitar 80 sentimeter kini diperbesar menjadi 1 meter x 1 meter untuk meningkatkan kapasitas aliran air.

Adipta menjelaskan, perencanaan kemiringan drainase telah diperhitungkan sejak awal. Aliran air dirancang menuju kawasan pelabuhan hingga bermuara ke Tukad Kali Merawang. Perbedaan elevasi dari lokasi penataan Jalan Diponegoro menuju pelabuhan mencapai sekitar 2,5 meter.

Baca juga:  Taman Mangrove di Tahura Ngurah Rai Akan Dikelola Sepenuhnya Pemerintah

“Drainase kita buat lebih lebar, dari sebelumnya sekitar 80 sentimeter menjadi 1 meter kali 1 meter. Kemiringannya juga sudah kita kaji agar aliran air bisa mengarah ke pelabuhan dan dibuang ke Tukad Kali Merawang,” jelasnya.

Dalam pengerjaan drainase, pemasangan beton pracetak atau precast juga telah dilakukan. Material tersebut dipasang setelah saluran digali, kemudian bagian yang telah selesai dikerjakan ditutup kembali.

Penataan Jalan Diponegoro juga akan dilengkapi lampu penerangan jalan umum (PJU), lampu hias, serta pepohonan untuk memperindah kawasan. Fasilitas penerangan tersebut telah masuk dalam paket pekerjaan dan akan dipasang setelah tahapan konstruksi yang diperlukan rampung.

Baca juga:  Porprov Terapkan Peraturan Baru di Panjat Tebing

“Lampu PJU dan lampu hias sudah masuk dalam paket pekerjaan. Konsepnya seperti di kawasan titik nol dan Lovina. Nanti juga ada pohon untuk mendukung penataan kawasan,” imbuhnya. (Nyoman Yudha/balipost)

BAGIKAN