Wisatawan mancanegara (wisman) menyusuri pedestrian Jalan Pantai Kuta, Badung. (BP/eka)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Upaya mengembalikan daya tarik Kuta sebagai destinasi pariwisata andalan Badung terus menjadi perhatian Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. Penataan infrastruktur publik kini menjadi salah satu prioritas, mulai dari perbaikan pedestrian, penyediaan fasilitas parkir, hingga peningkatan aksesibilitas kawasan.

Langkah ini diarahkan untuk menciptakan kawasan pariwisata yang lebih nyaman, tertib, dan berdaya saing, sekaligus meningkatkan kualitas ruang publik bagi masyarakat maupun wisatawan. Bupati Adi Arnawa menegaskan, pembangunan fasilitas masyarakat harus berjalan seiring dengan penentuan prioritas yang jelas. Pemerintah perlu memastikan setiap program memberikan manfaat nyata dan menjawab kebutuhan publik.

Baca juga:  PLN Beri Diskon Berlapis Tarif 900 VA RTM

“Program pemerintah harus tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Saat ini, kami memprioritaskan penataan infrastruktur yang mendukung kepentingan publik, termasuk penataan kawasan Kuta agar kembali menjadi destinasi pariwisata yang nyaman, tertib, dan berdaya saing,” ujar Bupati Adi Arnawa pada Senin (12/10).

Selain infrastruktur kawasan wisata, Adi Arnawa juga menyoroti keberadaan bale banjar yang telah memiliki fasilitas memadai. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan budaya.

Menurutnya, bale banjar memiliki peran penting sebagai ruang berkumpul krama, sekaligus tempat melaksanakan kegiatan adat, keagamaan, pelestarian seni dan budaya, serta memperkuat interaksi sosial di lingkungan masyarakat.

Baca juga:  Tol Gilimanuk-Mengwitani Segera Dibangun, Jarak Tempuh Jadi 1 Jam

Pemanfaatan fasilitas yang sudah tersedia diharapkan mampu menjaga kehidupan adat dan budaya Bali tetap berjalan beriringan dengan pembangunan kawasan pariwisata. Di sisi lain, penataan kawasan Kuta terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak.

Perbaikan pedestrian, penyediaan area parkir, dan peningkatan aksesibilitas menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam membenahi kawasan yang dikenal sebagai salah satu tujuan wisata utama di Bali tersebut.

Adi Arnawa menegaskan, penataan pedestrian tidak berhenti pada kawasan Pantai Kuta. Setelah pekerjaan di kawasan tersebut rampung, pemerintah akan melanjutkan penataan hingga Jalan Kartika Plaza.

Baca juga:  Proyek Infrastruktur Bersumber Dari APBN Dipangkas

“Saya ingin mengembalikan marwah Kuta, saat ini saya sedang melaksanakan penataan pedestrian, penyediaan fasilitas parkir, peningkatan aksesibilitas menjadi bagian dari upaya membangun kawasan pariwisata yang lebih tertata. Setelah rampung perbaikan pedestrian di pantai Kuta, saya lanjutkan hingga ke Kartika Plaza,” ucapnya.

Penataan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, memperbaiki keteraturan kawasan, serta mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata setempat.

Dengan pembenahan infrastruktur yang disertai pemanfaatan fasilitas masyarakat secara optimal, Pemkab Badung berupaya mewujudkan Kuta yang lebih tertata tanpa mengabaikan kepentingan warga, adat, dan budaya lokal. (Parwata/balipost)

BAGIKAN