Personel Polda Bali melaksanakan pengamanan di areal pelaksanaan IAWP 2026 kawasan pesisir pantai Hotel The Westin, Nusa Dua, Kuta Selatan. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Forum International Association of Women Police (IAWP) Conference ke-26 di Bali berakhir pada 24 September 2026  berjalan aman, lancar, dan kondusif. Polda Bali memastikan seluruh rangkaian kegiatan internasional tersebut dapat terlaksana tanpa adanya kejadian menonjol.

Forum ini dinilai dapat memperkuat kolaborasi antarkepolisian sekaligus meningkatkan peran polwan dalam menghadapi dinamika gangguan keamanan dan kriminalitas.

Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel, Kamis (24/9) malam mengatakan pelaksanaan IAWP menjadi salah satu rangkaian kegiatan internasional yang mendapat pengamanan Polda Bali sepanjang 2026. Menurutnya kegiatan tersebut merupakan pengamanan internasional keempat yang dilaksanakan Polda Bali  tahun ini.

Baca juga:  Berlaku Mulai Hari Ini, PPLN Sudah "Booster" Bisa Karantina 3 Hari

“Sebagai penanggung jawab kegiatan pengamanan ini, Polda Bali melaksanakan pengamanan mulai dari kegiatan penyambutan, kemudian rute, sampai kegiatan acara-acara di beberapa tempat. Dalam empat hari terakhir tidak ada laporan yang menonjol, tidak ada kejadian. Semuanya berjalan dengan lancar, kondusif, dan aman,” ujarnya.

Selain menjadi forum bagi polwan dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman, IAWP 2026 juga menjadi momentum mempererat hubungan dan membangun jejaring kerja sama kepolisian internasional. Para peserta dapat saling mengenal, termasuk memahami budaya serta karakteristik kepolisian dari masing-masing negara.

Baca juga:  Ini, Kronologis Intelijen PM Gadungan Tipu Puluhan Juta dari Sejumlah Orang

Ia menambahkan, kerja sama internasional menjadi semakin penting seiring dengan perkembangan kejahatan yang tidak mengenal batas negara. Karena itu, forum seperti IAWP dinilai dapat memperkuat kolaborasi antarkepolisian sekaligus meningkatkan peran polwan dalam menghadapi dinamika gangguan keamanan dan kriminalitas.

“Juga meningkatkan kerja sama lebih erat dan  luas, karena kejahatan atau tugas-tugas Polri tidak hanya ada dalam satu negara. Bisa terjadi melintasi negara. Peran polwan juga semakin diperlukan karena cukup dinamis perkembangan gangguan kamtibmas maupun kriminalitas yang terjadi,” tegas Irjen Daniel.

Baca juga:  Dua Hari Berturut, Bali Laporkan Pasien Sembuh Baru Lampaui Tambahan Kasus COVID-19

Menurutnya, kehadiran polwan dari berbagai negara dalam IAWP 2026 juga menjadi penyemangat serta motivasi bagi personel perempuan di lingkungan kepolisian untuk terus mengembangkan kapasitas dan kariernya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN