
DENPASAR, BALIPOST.com – Menindaklanjuti kelangkaan LPG 3 Kilogram di sejumlah wilayah di Kota Denpasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar menggelar operasi pasar murah, khusus menjual gas bersubsidi.
Pelaksanaan pasar murah ini berlangsung serentak di empat kecamatan, dimulai Rabu (9/9) hingga Sabtu (12/9). Setiap harinya ada 12 titik lokasi yang disasar.
Kepala Disperindag Kota Denpasar didampingi Kabid Metrologi dan Tertib Niaga, I Gusti Bagus Aditia Wardhana, Rabu (9/9) mengatakan, operasi pasar murah ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan LPG 3 kilogram di Kota Denpasar.
Kegiatan yang menyasar masing-masing kecamatan ini akan berlangsung 4 hari dengan lokasi menyesuaikan jadwal setiap harinya.
Dikatakan, di setiap kecamatan ada 3 tempat yang menjadi lokasi pasar murah sehingga dalam sehari ada 12 titik. “Terkait lokasi, kami koordinasikan dengan desa/kelurahan untuk persiapan. Setiap H-1 akan diberikan jadwal lokasi pelaksanaan,” ujar Sri Utami.
Lanjutannya, sesuai arahan Sekda Kota Denpasar pada hari pertama penyelenggaraan pasar murah ini digelar di 12 lokasi. Adapun lokasi tersebut yakni Denpasar Utara mengambil tempat di halaman parkir SD N 1 Peguyangan (Kelurahan Peguyangan), Kantor Desa Pemecutan Kaja serta Pasar Peguyangan Kaja (Desa Peguyangan Kaja).
Kemudian Denpasar Timur, sebaran pasar murah pada hari pertama yakni di Halaman Kantor Lurah Dangin Puri, Kantor Lurah Penatih dan halaman Pura Desa Kesiman Petilan (Desa Kesiman Petilan). Selanjutnya, di Denpasar Selatan lokasi pasar murah ada di Wantilan Pura Dalem Pakerisan (Kelurahan Pedungan), Kantor Lurah Sesetan dan area parkir Pasar Windi Boga (Desa Pemogan).
Sementara untuk di Denpasar Barat, pelaksanaan pasar murah LPG 3 kilogram berlangsung di Kantor Desa Tegal Harum, Kantor Desa Tegal Kertha dan Kantor Lurah Padangsambian.
Demikian Sri Utari mengatakan, dalam pelaksaan pasar murah ini pihaknya bersurat ke Pertamina meminta distribusi tambahan. “Untuk jumlah yang digelontorkan sesuai kebijakan dari Pertamina Patra Niaga melalui agen dan pangkalan yang ditugaskan,” katanya.
Sebelumnya, operasi pasar murah telah dilakukan di tiga desa yakni Desa Tegal Harum, Pemogan dan Tegal Kertha. Pelaksanaan tersebut berdasarkan permintaan dari masing-masing desa atas kelangkaan LPG 3 kilogram yang terjadi di wilayahnya. Dalam setiap pelaksanaannya, Pertamina Patra Niaga mengglontorkan 100 tabung.
Sementara itu, dikonfirmasi terkait kouta yang digelontorkan, Sales Branch Manager IV Bali Gas Pertamina Patra Niaga, Fajar Wasis mengatakan, ada 1.200 tabung yang digelontorkan pada pasar murah per harinya. Dengan itu, ada 100 tabung yang disiapkan di setiap titik lokasi pasar murah di Denpasar.
“Dalam 4 hari ke depan kita akan distribusikan sebanyak 4.800 tabung LPG 3 kilogram untuk pasar murah,” imbuhnya. (Widiastuti/balipost)










