Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata atau Gus Par saat meninjau SD Negeri 4 Tianyar Barat yang terbakar, Minggu (6/9). (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST. com – Tiga ruangan yang ada di SD Negeri 4 Tianyar Barat yang berlokasi di Banjar Dinas Tegal Sari, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Karangasem terbakar, pada Sabtu (5/9) malam. Akibat kejadian tersebut, kerugiannya materiil diperkirakan mencapai Rp 500 juta. Untuk proses perbaikan gedung tersbeut akan diusulkan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan untuk proses belajar mengajar dipastikan berjalan dengan normal.

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata usai meninjau kondisi SD Negeri 4 Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Karangasem, menjelaskan, pihaknya memastikan pemerintah daerah akan mengupayakan bangunan sekolah yang terbakar segera ditangani. “Saya ingin menganggarkan perbaikan melalui APBD Perubahan 2026. Namun, proses penyusunan APBD Perubahan disebut telah selesai,” ujarnya.

Baca juga:  Presiden Jokowi akan Hadiri Kongres V PDI-P

Gus Par mengatakan, untuk proses perbaikan gedung tersebut, pihaknya bakal mengajukan bantuan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). “Saya sudah berkoordinasi langsung dengan pusat, kita disuruh membuat surat permohonan pengajuan bantuan tersebut,” katanya.

Dan apabila upaya perbaikan melalui pemerintah pusat belum dapat direalisasikan pada tahun 2026 karena keterbatasan waktu, jelas Gus Par, maka Pemkab Karangasem akan mengalokasikan anggaran melalui APBD Induk tahun 2027. “Kalau di 2026 karena waktunya sudah mepet belum bisa, maka di tahun 2027 akan kami anggarkan melalui APBD,” tegasnya.

Dia menjelaskan, setelah petugas kepolisian selesai melalukan proses penyelidikan guna memastikan penyebab kebakarannya, pihaknya meminta pihak sekolah supaya melakukan proses pembersihan terhadap puing-puing bangunan yang terbakar. Pembersihan dilakukan agar aktivitas belajar mengajar para siswa tetap dapat berlangsung dengan nyaman dan aman

Baca juga:  Tiga Kapal Terbakar di Pelabuhan Benoa

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang (Kabid) SD Disdikpora Karangasem, I Made Adriana Putra. Dia menjelaskan, untuk proses perbaikan gedung yang terbakar tersebut, bakal diusulkan ke pusat. Pasalnya, apabila kerusakan sekolah akibat bencana akan diutamakan untuk mendapatkan bantuan perbaikan. “Astungkara dapat bantuan, karena bila sekolah yang terkena bencana akan lebih cepet mendapatkan bantuan revitalisasi,” harapnya.

Dibagian lain, Kasek SDN 4 Tianyar Barat, I Gede Putu Dana menjelaskan, pihkanya tidak tahu pasti kejadian kebakaran tersebut. Dan sebelum kebakaran, sekitar pukul 16.00 Wita dirinya masih berada di sekolah. “Dari informasi yang saya terima, sebelum kebakaran terjadi, ada asap yang muncul dari atap plafon ruangan kelas VI,” katanya

Baca juga:  Hari Ini, Diprediksi Puncak Arus Mudik dari Bali

Putu Dana mengatakan, akibat kejadian tersebut, membuat dokumen-dokumen penting sekolah serta berbagai alat elektronik, seperti laptop, komputer, dan alat yang lainnya smeunya ludes terbakar. “Data-data penting semuanya ludes terbakar, yang bisa diselamatkan hanya satu Led TV besar serta laporan untuk dapodik guru karena ada di laptop yang dibawa oleh guru,” imbuhya.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk sementara waktu proses belajar mengajar siswa kelas VI akan memanfaatkan ruang yang ada. Begitu juga untuk ruang guru. “Untuk para guru, ada ruangan yang bisa dipakai tinggal dibersihkan nantinya. Kami pastikan untuk proses belajar mengajar berjalan dengan normal,” tutupnya sembari menyatakan, jumlah siswa kelas VI sebanyak 22 orang. (Eka Parananda/balipost).

BAGIKAN