
DENPASAR, BALIPOST.com – Penyaluran bantuan pangan oleh Bulog Kantor Wilayah Bali alokasi Juli-September, tengah berlangsung. Total 9.071.910 kilogram atau 9.071 ton beras yang akan disalurkan. Masing-masing Penerima Bantuan Pangan (PBP) menerima 30 kilogram dalam 3 bulan.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Bali, Simon Melkisedek Lakapu, Selasa (1/9) mengatakan, secara keseluruhan, penyaluran bantuanPPangan tersebut akan menjangkau sebanyak 302.397 PBP dengan total beras yang disalurkan mencapai 9.071.910 kilogram. Jumlah penerima menjangkau seluruh kabupaten/kota di Bali.
“Setiap PBP memperoleh 10 kilogram beras untuk setiap alokasi bulan, sehingga untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026, masing-masing PBP akan menerima total 30 kilogram beras,” katanya.
Hingga saat ini, penyaluran bantuan pangan telah dilaksanakan di Kabupaten Buleleng, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Bangli, Kabupaten Klungkung dan Kota Denpasar. Penyaluran akan terus dilanjutkan secara bertahap ke Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Badung sesuai jadwal dan mekanisme yang telah ditetapkan.
Dalam pelaksanaannya, kata dia, Perum Bulog Kanwil Bali terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Dinas Ketahanan Pangan, serta seluruh pihak terkait guna memastikan proses penyaluran berjalan lancar, tepat sasaran, dan tepat waktu.
Demikian Perum Bulog Kanwil Bali bersama Dinas Ketahanan Pangan turut melakukan pemeriksaan kualitas beras bantuan pangan. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga mutu beras yang disalurkan kepada masyarakat. “Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan beras yang diterima masyarakat dalam kondisi baik dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Melalui program bantuan pangan ini, pihaknya berharap dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan. “Perum Bulog Kanwil Bali berkomitmen untuk terus memastikan ketersediaan dan kualitas pangan serta mendukung kelancaran pelaksanaan program pemerintah bagi masyarakat di Provinsi Bali,” imbuhnya. (Widiastuti/balipost)










