Wamenkes RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus berbincang dengan Dirut RSUD Wangaya, AA Made Widiasa saat meninjau pelayanan kesehatan masyarakat di RSUD Wangaya, Denpasar, Jumat (28/8). (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Bantuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk pascabencana banjir 10 September 2025 yang berdampak kepada RSUD Wangaya telah cair secara bertahap. Bantuan yang direncanakan senilai Rp55 miliar sudah terealisasi bertahap berupa pengadaan alat-alat seperti NICU yang rusak akibat banjir.

Hal tersebut terungkap pada kunjungan Wamenkes RI, dr. Benjamin Paulus Ocravianus ke RSUD Wangaya, Jumat (28/8). Dirut RSUD Wangaya, AA Made Widiasa mengatakan, bantuan dari Kemenkes diberikan berupa alat-alat kesehatan yang sebelumnya rusak terdampak banjir. Adapun bantuan yang sudah terealisasi seperti alat NICU. Bantuan tersebut akan terus berlanjut hingga akhir tahun nanti. “Soal nominalnya nanti kita hitung bersama,” jelasnya.

Baca juga:  Bocah Perempuan Ditemukan di Sidakarya Jadi Viral di Medsos, Sang Ayah Tengok di RS Wangaya

Sementara itu, dalam kunjungannya, Wamenkes Benjamin mengaku bertujuan untuk meninjau pembangunan rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Denpasar tersebut. “Dari kunjungan ini kita melihat apa yang bisa kita suport selain pembangunan sehingga mampu memiliki daya tampung lebih banyak,” katanya.

Prinsip dari tujuan pelayan, kata dia, adalah bagaimana masyarakat terlayani. Sehingga kunjungan yang dilakukan tidak hanya pada rumah sakit tipe B dalam hal ini RSUD Wangaya namun termasuk juga pada pelayanan kesehatan terdasar yakni puskesmas pembantu (pustu) yang dilakukan pagi harinya. “Termasuk tadi kita juga sempat ke RSUP Prof Ngoerah,” katanya. (Widiastuti/bisnisbali)

Baca juga:  Tangis Terdakwa Pecah Saat Diperiksa, Selisih Rp 4 Miliar Bantuan Bedah Rumah Masih Misterius
BAGIKAN