
GIANYAR, BALIPOST.com – Tahapan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Desa Guwang Tahun 2026 memasuki fase krusial dengan digelarnya pengundian nomor urut calon Kamis (27/8). Prosesi penetapan nomor kontestan tersebut berlangsung transparan, aman, dan penuh kekeluargaan bertempat di Ruang Sekretariat Pemilihan Perbekel Desa Guwang, Sukawati, Gianyar.
Ketua Panitia Pemilihan Perbekel Desa Guwang, I Ketut Pompi Yudi Indrawan, S.H., Jumat (28/8) menyampaikan dari hasil pengundian resmi yang tertuang dalam Berita Acara dan Surat Keputusan Panitia, menetapkan I Ketut Karben Wardana mendapatkan Nomor Urut 1, sedangkan I Made Darsana memperoleh Nomor Urut 2.
Yudi Indrawan menegaskan pentingnya menjaga semangat persatuan selama proses demokrasi ini berlangsung. Ia mengimbau seluruh pihak, mulai dari para calon, tim sukses, hingga warga masyarakat, untuk tetap memelihara suasana kondusif di wilayah Desa Guwang.
“Pengundian nomor urut ini berjalan lancar dan tertib berkat komitmen bersama. Kami berharap seluruh elemen masyarakat tetap menjaga stabilitas dan kerukunan. Pilihan boleh berbeda, tetapi kondusivitas, persaudaraan, dan kemajuan Desa Guwang harus tetap menjadi prioritas utama,” ujar I Ketut Pompi Yudi Indrawan.
Rangkaian acara pengundian nomor urut calon mendapatkan pengamanan Babinsa Desa Guwang Koramil 1616-05/Sukawati Serma Ida Bagus Oka Bisma bersama Bhabinkamtibmas Aiptu I Nengah Nirka.
Acara penetapan nomor urut ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan tokoh strategis wilayah, di antaranya Kapolsek Sukawati Kompol I Nyoman Wiranata, S.H., Pj. Perbekel Desa Guwang I Nyoman Sarwaedi, S.Sos., M.A.P., Ketua BPD I Made Adi Seraya, S.H., M.H., C.L.A., Bendesa Desa Adat Guwang I Wayan Astika, serta jajaran prajuru adat, Kelihan Dinas dan Adat, Kasatgas Linmas, dan jajaran Polsek Sukawati.
Dengan ditetapkannya nomor urut ini, Pilkel Guwang 2026 resmi melangkah ke tahapan berikutnya. Sinergi kuat antara aparat pengamanan, lembaga adat, pemerintah desa, dan panitia diharapkan terus terjaga demi mewujudkan pesta demokrasi tingkat desa yang adil, sehat, dan damai hingga hari pemungutan suara mendatang. (Wirnaya/balipost)










