Tracing tuberkulosis dan cek kesehatan gratis bagi warga binaan Lapas Tabanan. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Upaya mendeteksi dan mencegah penyebaran tuberkulosis (TB) di lingkungan lembaga pemasyarakatan (lapas) terus diperkuat. Lapas Kelas IIB Tabanan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan dan Puskesmas Tabanan III melaksanakan tracing TB yang diintegrasikan dengan program cek kesehatan gratis (CKG) bagi warga binaan, Senin (24/8).

Dokter Lapas Tabanan, Luh Putu Tresnadewi mengatakan, pemenuhan hak kesehatan warga binaan menjadi salah satu prioritas yang terus dilakukan melalui sinergi dengan instansi terkait. Menurutnya, integrasi tracing TB dengan CKG diharapkan dapat memperluas jangkauan pemeriksaan, terutama terhadap kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi.

Baca juga:  Anjlok, Tomat Petani Hanya Laku Rp 1000/Kg

Tak hanya itu, Klinik Lapas Tabanan secara berkelanjutan juga berupaya memberikan layanan kesehatan kepada warga binaan, termasuk melalui tracing TB bersama Dinas Kesehatan dan puskesmas setempat. “Layanan kesehatan warga binaan merupakan bagian dari hak yang harus dipenuhi. Salah satu langkahnya melalui tracing TB yang kami laksanakan bersama Dinas Kesehatan dan Puskesmas Tabanan III, sejalan dengan program pemerintah melalui Kementerian Kesehatan,” jelasnya.

Baca juga:  Deteksi Dini Jelang Nataru, Lapas Tabanan Digeledah

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Gede Ngurah Upadana mengatakan, tracing TB terintegrasi CKG merupakan bagian dari upaya mempercepat penemuan kasus secara aktif. Ia menilai, pelibatan kelompok berisiko dalam program CKG penting untuk memperluas manfaat layanan kesehatan sekaligus mempercepat penanganan apabila ditemukan indikasi TB.

“Pelaksanaan kegiatan ini dapat memperluas manfaat layanan CKG, khususnya bagi kelompok berisiko. Dengan demikian, upaya penemuan kasus dapat dilakukan lebih cepat sekaligus mendukung pengurangan stigma dan diskriminasi terhadap penderita TB,” ujarnya.

Baca juga:  Kemsos Bantu Warga Muntigunung

Sinergi antara Lapas Tabanan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan dan Puskesmas Tabanan III diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tracing. Penanganan lanjutan terhadap kasus yang ditemukan menjadi bagian penting untuk memastikan pengendalian TB berjalan secara berkelanjutan.

“Upaya ini untuk menciptakan lingkungan Lapas yang lebih sehat serta memastikan warga binaan memperoleh akses layanan kesehatan secara optimal,” pungkasnya. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN