
NEGARA, BALIPOST.com – Menjelang kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto ke wilayah Gilimanuk, Selasa (25/8), pemandangan tidak biasa terlihat Senin (24/8) sore di Jembrana. Sejumlah helikopter terlihat mondar-mandir di langit di wilayah Jembrana.
Pada pukul 17.00 hingga 17.30 WITA sedikitnya ada tiga helikopter yang terbang beriringan. Selain itu juga sejumlah kendaraan dari TNI dengan pengawalan berseliweran di jalan menuju arah Gilimanuk.
Dari informasi yang dihimpun, berkaitan dengan pengamanan RI 1 yang rencananya akan meresmikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) kapasitas 100 Gigawatt di Kawasan Cekik, Gilimanuk. Pengamanan di sekitar lokasi juga sudah mulai dilakukan, termasuk kesiapan pengamanan di sepanjang jalur yang akan dilintasi Presiden RI.
Sebelumnya, pada Senin pagi, Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Bali Brigjen Pol. I Made Astawa dan Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra meninjau sejumlah lokasi sekaligus mengikuti rapat koordinasi persiapan ground breaking.
Persiapan pengamaan dan kesiapan mencakup pengecekan lokasi helipad di Lapangan Umum Gilimanuk, lokasi seremoni groundbreaking PLTS di sekitar Monumen Lintas Laut, serta rapat koordinasi di Kantor PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Gilimanuk.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, bersama Kapolres Jembrana AKBP Cheery Sinta Maygrend Simamora, Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf. Sy. Gafur Thalib bersama PT PLN (Persero), PT PLN Indonesia Power, serta pemangku kepentingan terkait turut mengikuti rapat tersebut.
Dalam rapat koordinasi, Danrem 163/Wira Satya memaparkan kesiapan pola pengamanan VVIP, termasuk kebutuhan perkuatan personel. Sementara itu, Wakapolda Bali menyampaikan kesiapan jajaran Polda Bali dalam mendukung pengamanan di lokasi kegiatan maupun sepanjang jalur yang akan dilalui rombongan, dengan pelaksanaan teknis menyesuaikan rundown final.
Bupati Jembrana turut memaparkan kondisi wilayah serta rencana keterlibatan masyarakat dalam menyambut agenda kedatangan Presiden RI. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung kelancaran agenda pembangunan strategis di Kabupaten Jembrana.
Dari sisi teknis, Direktur Utama PT PLN (Persero) Dharmawan Prasodjo menyampaikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung seremoni groundbreaking. Pembangunan PLTS tersebut diarahkan untuk memperkuat pemanfaatan energi bersih sekaligus mendukung visi Bali menuju kemandirian dan ketahanan energi.
Rencana pembangunan PLTS mencakup sejumlah kawasan, di antaranya lahan seluas sekitar 211 hektare di seberang Monumen Lintas Laut, Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, serta kawasan sekitar Pura Tirta dan wilayah Banjar Klatakan, Kecamatan Melaya.
Kapolres Jembrana AKBP Cheery Sinta Maygrend Simamora, menegaskan komitmen jajaran Polres Jembrana untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan melalui pengamanan yang terukur, humanis, dan mengedepankan sinergi lintas sektor.
“Polres Jembrana mendukung kelancaran agenda pembangunan strategis ini dengan mengedepankan sinergi, kesiapsiagaan, serta pelayanan kepada masyarakat. Kami memastikan aspek keamanan dan ketertiban tetap terjaga, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif,” ujar Kapolres Jembrana.
Menurutnya, kesiapan pengamanan tidak hanya berorientasi pada kelancaran kegiatan utama, tetapi juga memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal serta pengguna jalan dan masyarakat di sekitar lokasi mendapatkan pelayanan dan rasa aman.
Pelaksanaan groundbreaking direncanakan berlangsung pada Selasa (25/8) dan menjadi bagian dari agenda pembangunan energi bersih yang dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah Indonesia. (Surya Dharma/balipost)










