Personel gabungan melakukan patroli menyasar para ABK di Pelabuhan Benoa. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kebakaran akhir-akhir ini marak terjadi di wilayah Denpasar. Sementara di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, ada ratusan kapal ikan lagi berlabuh. Oleh karena itu, pihak kepolisian mengimbau para ABK rutin melaksanakan pemeriksaan instalasi kelistrikan.

“Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa secara konsisten melakukan langkah-langkah preventif untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran kapal ikan yang sedang bersandar di kawasan pelabuhan tersebut,” tegas Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., Kamis (20/8).

Menurut Iptu Adi, pengawasan dilakukan melalui kegiatan patroli dan pemantauan secara berkala di area dermaga, khususnya terhadap kapal-kapal yang sedang dalam kondisi sandar. Personel juga melakukan sambang dan koordinasi dengan pihak pengelola pelabuhan, petugas keamanan, pemilik kapal maupun ABK untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Baca juga:  Hari Raya Kuningan, Rumah Warga Sidemen Ludes Terbakar

Dalam pelaksanaan pengawasan, personel memberikan imbauan kepada ABK agar selalu memperhatikan kondisi instalasi listrik, mesin kapal, penggunaan peralatan yang dapat menimbulkan panas atau percikan api, serta memastikan sumber listrik dan peralatan lainnya dalam kondisi aman ketika tidak digunakan.

“Personel polsek juga mengingatkan agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api secara sembarangan di atas kapal, terutama saat kapal sedang berada di dermaga dan berdekatan dengan kapal lainnya. Mengingat kapal-kapal ikan umumnya memiliki bahan bakar dan material yang mudah terbakar, kewaspadaan harus ditingkatkan,” ujar Iptu Adi.

Baca juga:  Hujan Lebat Guyur Bali, Sirine Banjir Tukad Badung Sempat Berbunyi Selasa Dini Hari

Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa juga terus membangun koordinasi dengan pihak terkait sebagai langkah kesiapsiagaan apabila terjadi keadaan darurat. Akses menuju kapal dan area dermaga harus tetap diperhatikan agar tidak menghambat proses penanganan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

“Kami mengedepankan pencegahan melalui pengawasan, patroli, imbauan dan koordinasi. Apabila ditemukan adanya potensi bahaya, personel akan segera melakukan langkah penanganan dan berkoordinasi dengan instansi terkait,” tegasnya.

Baca juga:  Tiga Rumah dan Warung di Jl Gatot Subroto IV Terbakar, Kerugian Hampir Satu Miliar

Pihaknya mengajak seluruh pemilik kapal dan ABK untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Dengan sinergi dan kepedulian seluruh pihak, diharapkan keamanan kapal, keselamatan ABK dan aktivitas di kawasan Pelabuhan Benoa dapat tetap terjaga. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN