WNA antusias menyaksikan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Niti Mandala Renon, Senin (17/8). (BP/wid)

DENPASAR, BALIPOST.com – Warga negara asing (WNA) nampak antusias menyaksikan jalannya upacara bendera memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-81 di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, Senin (17/8). Mereka nampak turut berdiri di sisi lapangan bersama rekan ataupun pemandunya.

Salah seorang WNA asal Prancis, Salome mengaku ingin menyaksikan perayaan kemerdekaan RI setelah beberapa bulan tinggal di Bali. Diakuinya, di negaranya upacara seperti ini juga ada, namun ada hal yang sangat berbeda.

Jika di Indonesia peringatan HUT kemerdekaan berlangsung di semua wilayah hingga ke wilayah terkecil, di Prancis upacara hanya berlangsung di pusat yakni di Kota Paris. “Karena saya pas tinggal di sini beberapa bulan jadi ingin menyaksikan upacaranya seperti apa. Kalau di Prancis upacara seperti ini hanya ada di Paris, tidak seperti di sini,” katanya.

Baca juga:  Pengawasan Perlintasan Penumpang di Tanjung Perak Diperketat

Sementara itu, WNA asal Inggris, Keiran mengaku, sengaja datang untuk menyaksikan langsung suasana perayaan hari bersejarah bagi masyarakat Indonesia. Bagi Keiran, momen peringatan kemerdekaan ini menjadi pengalaman yang berkesan selama kunjungannya di Indonesia. “Ini acara besar dan menyenangkan bisa menyaksikannya serta menikmatinya,” ujar Keiran.

Meskipun berstatus sebagai warga negara asing, Keiran mengaku ikut merasakan aura kebanggaan dan nasionalisme yang dipancarkan oleh warga lokal di lokasi upacara. Antusiasme Keiran juga terlihat dari pakaian yang dikenakannya. Pria berusia 31 tahun ini mengenakan busana bernuansa merah dan putih demi menyesuaikan dengan warna bendera Indonesia sebagai bentuk penghormatan.

Baca juga:  Kelanjutannya Dipertanyakan Warga Terdampak, Tol Gilimanuk-Mengwi Kemungkinan Ditender Ulang

Saat ditanya mengenai bagian yang paling menarik dari rangkaian upacara tersebut, Keiran menyoroti kekompakan para peserta pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) yang dinilainya sangat rapi dan harmonis. “Saya harus mengatakan parade, karena itu dilakukan dengan sangat baik dan semua orang bekerja secara kompak. Mereka bekerja sama dengan sangat baik dan semuanya mengalir lancar,” jelasnya.

Keiran mengungkapkan bahwa dirinya berada di Indonesia untuk liburan. Ia menuju lokasi upacara sendirian, lantaran temannya sedang tidak fit di hotel. Sebelum tiba di Bali, ia telah mengunjungi Bukittinggi serta area Sumatra lainnya, dan dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Lombok pada 19 Agustus. (Widiastuti/balipost)

Baca juga:  Jepang Perpanjang Larangan Masuk WNA
BAGIKAN