Penebaran benih ikan di Danau Batur, Kamis (13/8). (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli menebar 12 ribu benih ikan nila di Danau Batur, Kintamani, Kamis (13/8). Kegiatan restocking ini dilakukan untuk menambah populasi sekaligus mengganti ikan yang mati akibat fenomena semburan belerang beberapa waktu lalu.

Jumlah benih ikan yang dilepas tahun ini menurun dibanding sebelumnya yang sempat menembus 50 ribu ekor. Penurunan jumlah benih ini terjadi akibat pemangkasan anggaran yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Perikanan transfer pusat. Selain kendala anggaran, masih tingginya populasi ikan invasif red devil di Danau Batur membuat penambahan benih ikan nila dalam jumlah besar dinilai kurang efektif. “Kami masih membenahi masalah ikan red devil. Jadi kurang efektif kalau menebar benih terlalu banyak,” ujar Kepala Dinas PKP Bangli I Wayan Sarma.

Baca juga:  Bupati Instruksikan Wilayah Radius 9 km Malam Ini Dikosongkan

Kegiatan restocking di Danau Batur ini direncanakan hanya berjalan satu kali di tahun 2026. Walau begitu, Sarma mengatakan upaya pemulihan ekosistem terbantu oleh aksi mandiri sejumlah kelompok masyarakat yang di lakukan di Danau dan perairan umum lainnya.

Sementara itu mengenai populasi red devil yang masih tinggi, Sarma mengatakan Dinas PKP telah melakukan upaya salah satunya memfasilitasi pemasaran hasil tangkapan red devil kelompok masyarakat. Hasil tangkapan red devil disalurkan ke pembeli luar daerah, seperti tempat pengolahan pakan ikan di Jembrana dan di Muncar, Jawa Timur. Selain itu, pembinaan juga diberikan kepada kelompok pengolah kuliner lokal, meski daya serapnya masih terbilang kecil. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Air Danau Batur Meluap, Rumah Warga Terunyan Terendam
BAGIKAN