
DENPASAR, BALIPOST.com – Hasil audit Itwasum Polri disampaikan di Gedung Rupatama Polda Bali, Kamis (13/8). Tim Itwasum menilai terdapat perbaikan kinerja Polda Bali dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, Itwasum mengapresiasi terobosan inovasi Ngopi Kamtibmas Polresta Denpasar yang dilaksanakan tiap Selasa dan Jumat di Kantor Polsubsektor Diponogoro, Denpasar Barat. Selain itu aplikasi Cakrawasi milik Ditintelkam Polda Bali juga diapresiasi.
Saat pembacaan hasil audit, Irwil III Itwasum Polri Brigjen Pol. Eddy Hermanto menekankan audit bukan semata-mata mencari kekurangan. Di balik setiap temuan, terdapat ruang untuk belajar, memperbaiki diri, sekaligus mengapresiasi berbagai inovasi positif yang telah dilakukan Polda Bali dan jajarannya.
Aplikasi Cakrawasi milik Ditintelkam Polda Bali diapresiasi karena membantu pengawasan orang asing secara digital dan terintegrasi. Sedangkan inovasi Ngopi Kamtibmas Polresta Denpasar juga dinilai positif karena menjadi ruang komunikasi untuk mendengar persoalan masyarakat sekaligus mencari solusi bersama.
“Namun terdapat perbaikan kinerja Polda Bali dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menjadi motivasi agar setiap jajaran terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa menegaskan seluruh hasil audit akan dijadikan bahan evaluasi dan pembelajaran bersama. Menurutnya, hasil audit tidak boleh dipandang sebagai beban administratif, melainkan sebagai kesempatan untuk memperbaiki proses kerja, menutup celah kelemahan, meningkatkan kepatuhan, serta memastikan setiap sumber daya benar-benar memberikan manfaat bagi pelaksanaan tugas kepolisian.
“Setiap temuan harus kita tindak lanjuti dengan aksi nyata. Tujuannya bukan hanya agar administrasi menjadi lebih baik, tetapi agar kualitas pelayanan kepada masyarakat juga semakin meningkat,” tegasnya.
Wakapolda juga minta seluruh Kasatker dan Kasatwil untuk segera menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan Tim Audit Itwasum Polri secara serius dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan ini, Polda Bali menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan menjadikan setiap evaluasi sebagai pijakan untuk memberikan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan dekat dengan masyarakat.
Perlu diketahui, Ngopi Kamtibmas digagas Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang. Pertemuan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, pejabat terkait dan komunitas ojol. Seperti pada Selasa (11/8), Kombes Leonardo mengundang Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Bali AKBP Inggid Widiasari, Kabid Dalops Dishub Kota Denpasar I Made Joni, perwakilan manajemen aplikator dan komunitas ojol.
Kegiatan dikemas dalam suasana santai melalui dialog dan ngopi bersama. Forum tersebut menjadi ruang komunikasi dua arah antara kepolisian, instansi terkait, aplikator dan para pengemudi ojol untuk menyampaikan berbagai keluhan, kendala maupun informasi mengenai potensi kerawanan yang ditemukan saat beraktivitas di jalan. Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Leonardo mengajak para pengemudi ojol untuk tidak hanya menjalankan aktivitas sebagai pengantar penumpang dan barang, tetapi juga menjadi mata dan telinga kepolisian dalam membantu menjaga keamanan wilayah.(Kerta Negara/balipost)










