
SINGARAJA, BALIPOST.com – Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) tahun 2026 resmi dimulai, Rabu (12/8/2026). Pembukaan PKKMB yang diikuti 4.751 mahasiswa baru dari berbagai program studi tersebut berlangsung istimewa dengan kehadiran Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, M.Eng., Ph.D.
PKKMB Undiksha 2026 mengusung tema “Harmoni in Action: Ganesha Muda Berdampak” dan berlangsung hingga 14 Agustus 2026. Kehadiran Mendiktisaintek menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk memperoleh motivasi sekaligus gambaran mengenai pentingnya memanfaatkan masa perkuliahan sebagai bekal menuju masa depan.
Menteri Brian hadir di Undiksha setelah meresmikan Gedung Laboratorium Pendidikan Terpadu Undiksha. Di hadapan ribuan mahasiswa baru, ia mengaku senang dapat hadir dan menyapa langsung para Ganesha Muda yang tengah memulai perjalanan akademiknya.
“Saya senang bisa hadir di tengah-tengah adik-adik sekalian. Kebetulan anak saya juga sedang PKKMB di kampusnya di Bandung,” ujarnya.
Menurutnya, perubahan status dari siswa sekolah menengah menjadi mahasiswa merupakan sebuah pencapaian yang patut disyukuri. Kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi, terlebih di perguruan tinggi negeri, tidak dimiliki oleh seluruh masyarakat.
“Jadi mahasiswa itu adalah sebuah kebanggaan. Tidak banyak masyarakat Indonesia yang bisa menjalani bangku kuliah, apalagi di universitas negeri,” katanya.
Karena itu, Menteri Brian mengajak mahasiswa baru Undiksha untuk memanfaatkan kesempatan kuliah dengan sebaik-baiknya. Masa perkuliahan dinilai menjadi periode penting untuk membangun fondasi masa depan, tidak hanya melalui pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kebiasaan positif.
Ia menekankan pentingnya mahasiswa memiliki kemampuan dalam mengelola diri, disiplin waktu, serta disiplin dalam menjalankan tanggung jawab sebagai mahasiswa. Selain belajar di ruang kelas, mahasiswa juga didorong aktif mengikuti berbagai kegiatan kemahasiswaan.
Keterlibatan dalam organisasi dan kegiatan mahasiswa, lanjutnya, dapat menjadi ruang untuk mengasah soft skill yang akan dibutuhkan ketika mahasiswa nantinya terjun ke dunia kerja maupun masyarakat.
“Ambillah ilmu sebanyak-banyaknya. Jangan disia-siakan kesempatan yang ada di bangku kuliah,” pesannya.
Menteri Brian juga memberikan dorongan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Ia meminta kondisi tersebut tidak menjadi alasan untuk merasa rendah diri atau berhenti mengembangkan potensi.
Menurutnya, keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh kondisi ekonomi, tetapi juga oleh semangat, kemauan belajar, dan kegigihan untuk terus berkembang.
Pada akhir arahannya, Menteri Brian berharap seluruh mahasiswa baru Undiksha dapat menjalani proses pendidikan dengan baik, menyelesaikan studi tepat waktu, dan meraih kesuksesan.
“Semoga semua mahasiswa bisa sukses dan wisuda tepat waktu. Jangan lama-lama kuliahnya, kalau bisa dalam rentang waktu empat tahun,” harapnya.
Sementara itu, Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd., menegaskan bahwa PKKMB harus menjadi pengalaman awal yang nyaman dan positif bagi mahasiswa baru. Ia meminta seluruh panitia memastikan kegiatan berjalan sesuai tujuan pengenalan kehidupan kampus tanpa memberikan beban yang tidak semestinya kepada mahasiswa.
Rektor juga menegaskan agar tidak ada tugas di luar kewajiban mahasiswa maupun pungutan di luar Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama pelaksanaan PKKMB.
Undiksha, kata Rektor, terus berupaya menyediakan fasilitas terbaik untuk mendukung mahasiswa selama menempuh pendidikan. Proses pembelajaran di Undiksha juga diarahkan untuk berlangsung secara luring, kecuali terdapat kesepakatan tertentu antara mahasiswa dan dosen.
“Ganesha muda kedepan juga mulai membangun karakter, kompetensi, serta semangat untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat,” imbuh Lasmawan. (Adv/balipost)









