SMKN 1 Tembuku, Bangli. (BP/Istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Tiga program studi di SMKN 1 Tembuku yakni Jurusan Keperawatan, Farmasi, dan Akuntansi, selama ini kurang diminati calon siswa baru. Guna menggaet animo pendaftar pada tiga jurusan tersebut, pihak sekolah menerapkan kebijakan berupa potongan biaya komite sebesar 20 persen.

Kepala SMKN 1 Tembuku I Wayan Suarya Jumat (26/6) mengungkapkan dari lima prodi yang ada, prodi pariwisata, yakni Perhotelan dan Kuliner, menjadi primadona yang paling banyak diminati oleh siswa. Sebaliknya, tiga jurusan lainnya, Keperawatan, Farmasi, dan Akuntansi, kurang diminati.

Baca juga:  Transaksi Kartu Kredit BNI Capai Rp 9 Triliun

Sebagai gambaran pada tahun lalu, jurusan Keperawatan hanya berhasil menjaring 11 siswa, Farmasi 12 siswa, dan Akuntansi berada di angka yang serupa. Sedangkan jurusan Perhotelan dan Kuliner berhasil menjaring 4 rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas rata-rata 36 siswa per rombel.

Menurut Suarya, rendahnya minat pada ketiga jurusan ini bukan karena minimnya lapangan kerja. Sebaliknya, serapan pasar untuk ketiga jurusan tersebut tinggi. “Peluangnya sebenarnya banyak, semua alumni terserap. Tapi minat masyarakat dan kecenderungan anak-anak memang lebih memilih bekerja di bidang pariwisata,” ujarnya.

Baca juga:  Demi Sekolah, Kertiasih Harus Digendong Orangtua Menempuh Pendidikan

Ia menambahkan, ada kemungkinan calon siswa enggan memilih jurusan Keperawatan, Farmasi, dan Akuntansi karena karakteristik pembelajarannya yang menuntut fokus tinggi. “Mungkin di tiga mata pelajaran (jurusan) itu belajarnya harus lebih serius dan tanggung jawabnya juga lebih tinggi,” imbuhnya.

Guna mendongkrak animo pendaftar di jurusan yang kurang diminati, pihak SMKN 1 Tembuku telah melakukan berbagai upaya jemput bola. Selain gencar menggelar sosialisasi ke sejumlah sekolah menengah pertama (SMP), pihak sekolah juga memberikan potongan sebesar 20 persen dari biaya komite bagi siswa yang memilih Jurusan Keperawatan, Farmasi, maupun Akuntansi. Namun demikian, stimulus itu diakui belum memberikan dampak yang signifikan.

Baca juga:  Soal Penurunan Tarif Penerbangan, AP I Tawarkan Dua Opsi

Mengenai pelaksanaan seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini, Suarya mengatakan sejauh ini seluruh program studi yang tersedia di SMKN 1 Tembuku sudah terisi oleh pendaftar. Hanya saja pihaknya belum bisa menyebutkan secara rinci. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN