​Kehadiran para dermawan, dan relawan membantu remaja yatim piatu asal Banjar Bonjaka, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar.(BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Ujian hidup berat harus dipikul I Wayan Suartana Adiputra (15), remaja asal Banjar Bonjaka, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Di usia yang masih sangat muda, Suartana kini harus berjuang sendirian menjadi yatim piatu setelah ditinggal berpulang kedua orang tuanya, serta kakek dan neneknya.

​Duka mendalam dan beban ekonomi kini membayangi langkahnya untuk melanjutkan sekolah. Ayah Suartana berpulang saat ia masih balita, sementara sang ibu yang selama ini membesarkannya seorang diri kini telah tiada. Kendati dihadapkan pada keterbatasan hidup, Suartana dikenal warga sebagai sosok yang pendiam, sopan, dan memiliki tekad kuat untuk tetap mengenyam pendidikan demi meraih cita-cita.

Baca juga:  Kunjungi Lagi Cianjur, Presiden Cek Proses Rekonstruksi dan Sapa Pengungsi

​Kisah perjuangan Suartana memantik gelombang kepedulian dari berbagai pihak. Komunitas relawan Nang Etonk Bali menggalang donasi terbuka guna membantu pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari serta menjamin keberlanjutan biaya pendidikan Suartana. Anggota DPR RI, I Nyoman Parta, hadir langsung mengunjungi kediaman Suartana di Banjar Bonjaka pada Selasa (4/8).

​Kedatangan rombongan disambut haru oleh keluarga, tokoh adat, warga setempat, serta teman-teman sekolah Suartana yang hadir memberikan peneguhan moral.

Baca juga:  Tiga Hari Dicari, Jasad Pria Asal Surabaya Terseret Arus Dreamland Ditemukan

​Kehadiran para dermawan, relawan, dan pemerintah diharapkan menjadi penyambung harapan agar hak Suartana dalam memperoleh pendidikan tetap terjamin. Uluran tangan masyarakat menjadi modal penting bagi Suartana untuk menatap masa depan dengan optimisme di tengah situasi sulit yang dihadapinya. (Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN