CKG- Siswa SMAN 2 Amlapura saat menjalani Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari Dinkes Karangasem, pada Senin (27/7). (BP/Nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karangasem telah melakukan Tes Kesehatan Gratis (CKG) terhadap siswa jenjang pendidikan SD sampai dengan SMA/SMK di Kabupaten Karangasem. Dari data yang diterima, hingga saat ini tercatat sudah ada puluhan ribu siswa yang telah menjalani CKG tersebut.

Kepala Dinkes Karangasem, I Gusti Putra Pertama, pada Senin (27/7), mengungkapkan, kalau hingga saat ini siswa yang telah dilakukan pemeriksaan CKG untuk anak SD jumlahnya sebanyak 19.326, dari jumlah sasaran siswa SD se Kabupaten Karangasem sebanyak 42.004 siswa.

“Apabila di persentasekan, siswa SD yang sudah menjalani CKG sebesar 46.02 persen,” ujarnya saat meninjau CKG di SMAN 2 Amlapura, pada Senin (27/7).

Pertama mengatakan, untuk siswa SMP yang sudah menjalani CKG sebanyak 7.881 siswa dari jumlah sasaran 22.518 siswa dengan persentase capaian sebesar 35.01 persen, sedangkan untuk capaian CKG pelajar SMA/SMK sejuah ini telah mencapai 47.46 siswa dari jumlah sasaran keseluruhan sebanyak 17.660 siswa dengan tingkat persentase mencapai 26.90 persen.

Baca juga:  Raih Gelar Miss Cosmo 2024, Ini Profil Ketut Permata Juliastrid

“Dari pengecekan kesehatan yang telah dilakukan selama ini, untuk siswa SD dominan permasalahan kesehatan yang dialami adalah aktivitas fisik kurang, kalau siswa SMP belum imunisasi HPV, dan kalau untuk pelajar SMA/SMK permasalahan kesehatan dominan pada tensi meningkat,” ujar Pertama.

Menurut Pertama, kalau tujuan dari CKG yang dilakukan ini adalah untuk mendeteksi atau mengetahui atau mencari faktor resiko penyakit. Sehingga, apabila sudah dilakukan pengecekan seperti ini, maka nantinya bisa lebih cepat dilakukan pencegahan dini.

Baca juga:  Ribuan Siswa dan Krama Istri Bersinergi Kelola Sampah Piodalan di Pura Samuantiga

“Bagi kami mencegah lebih baik daripada mengobati, kalau sudah tau maka lebih cepat dapat melakukan pencegahannya” katanya sembari menyatakan, kalau terlebih lagi kencing manis mulai melanda generasi muda, makanya gula darahnya juga di cek.

Dia menjelaskan, dalam melaksanakan CKG ini, dilakukan bersama dengan tim gabungan dari Dinkes dan petugas Puskesmas. Ia berharap, nantinya di setiap kecamatan bisa dibantu oleh petugas masing-maisng puskesmas yang ada disetiap kecamatan. “Khusus untuk CKG siswa SMA/SMK diharapkan sudah tuntas sebelum 17 Agustus 2026 mendatang,” harapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, pihkanya berharap selain guru di sekolah, peran para orang tua juga sangat diharapkan dalam mendukung anaknya untuk melakukan CKG ini. “Kami harap pengecekan kesehatan bisa dilakukan secara rutin, minimal cek dini kesehatan dilakukan setahun sekali. Kalau pengecekan kesehatan telah dilakukan, maka dapat menekan penyakit variabel yang lainnya. Mengingat saat ini penyakit berat mulai bergeser ke usia muda,” imbuhnya.

Baca juga:  Lomba Gambar Sport Mania Faber-Castell, Ini Pemenangnya

Sementara itu, Kasek SMAN 2 Amlapura, Wayan Puja Astawa mengatakan, kalau pihaknya sangat berterima kasih atas pelaksanaan CKG di sekolahnya. Ia menjelaskan, program ini sejalan dnegan program di sekolahnya, yakni hidup sehat dan bersih. “CKG ini sangat bermanfaat untuk anak-anak, karena jiwanya sehat, badannya juga harus sehat. Jadi, kamin sangat mendukung kegiatan ini rutin dilaksanakan kedepannya,” harapnya. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN