Petugas medis Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melakukan skrining kesehatan bagi pegawai Pemkab Tabanan dalam kegiatan CKG 2026. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Sebanyak 1.864 dari 3.149 pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan menjalani Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Dinas Kesehatan Tabanan di 40 perangkat daerah secara bertahap sejak 22 Juni hingga 30 Juli 2026. Hasil skrining menunjukkan faktor risiko hipertensi menjadi temuan terbanyak, yakni mencapai 275 pegawai.

Program CKG tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) sekaligus meningkatkan kesadaran aparatur terhadap pentingnya menjaga kesehatan di lingkungan kerja.

Baca juga:  Desa Adat Kelating Terus Berbenah di Parahyangan

Selain hipertensi, hasil skrining yang diinput melalui aplikasi Satu Sehat Indonesiaku (SSI) menemukan 65 pegawai dengan faktor risiko diabetes melitus, 15 orang obesitas sentral, empat orang memiliki kebiasaan merokok, dua orang terindikasi memiliki faktor risiko penyakit jantung, serta satu orang prediabetes.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. Ida Bagus Surya Wira Andi, S.Ked., M.M., mengatakan CKG merupakan bagian dari delapan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) untuk memperkuat pelayanan kesehatan preventif. “Melalui deteksi dini ini, pegawai dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga produktivitas kerja tetap terjaga,” ujarnya, Jumat (27/8).

Baca juga:  Wujudkan Free Covid-19 Corridor, 3 Wilayah di Bali Ini Ditetapkan Zona Hijau

Dari total sasaran, masih terdapat 1.285 pegawai atau 40,80 persen yang belum mengikuti CKG. Mereka belum terlayani karena sejumlah kendala, seperti tugas luar, jadwal kerja shift, cuti, maupun NIK yang belum valid.

Dinkes mengimbau pegawai yang belum mengikuti pemeriksaan agar segera melakukan pemeriksaan susulan secara mandiri di puskesmas terdekat. Koordinasi dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan tim pengelola data juga terus dilakukan untuk memastikan pegawai memperoleh tindak lanjut dan konseling kesehatan.

Baca juga:  Nasional Tambah Ribuan Kasus COVID-19

Dinkes Tabanan berharap CKG tidak sekadar menjadi pemeriksaan rutin, tetapi mendorong aparatur untuk membangun kebiasaan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN