Wisatawan mancanegara (wisman) berjalan sambil melihat-lihat restoran yang ada di kawasan Sanur, Denpasar. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar mencatat realisasi penerimaan pajak daerah pada semester I tahun 2026 sebesar Rp913.625.440.670,28 atau Rp913,6 miliar. Angka tersebut sudah mencapai 51,76 persen dari target pajak daerah yang ditetapkan sebesar Rp1,765 triliun hingga akhir tahun.

Plt. Kepala Bapenda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adi Mertha didampingi Sekretaris Bapenda I Dewa Gede Rai saat diwawancarai, Jumat (24/7) mengatakan, capaian ini menunjukkan tren positif yang pada Semester I sudah di atas 50 persen. “Semoga sampai akhir tahun ini bisa sesuai target yang dicanangkan,” katanya.

Baca juga:  Proyek Pasar Umum Negara Belum Rampung, Rekanan Didenda Ratusan Juta Rupiah Per Hari

Adapun penyumbang terbesar terhadap capaian tersebut berasal dari sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang mencatatkan realisasi sebesar Rp535.613.816.894,20 (56,50 persen) dari total target Rp 948.000.000.000.

Sementara untuk realisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan/atau minuman sebesar Rp223.700.388.051,20 dari target Rp368.500.000.000,00 atau sudah mencapai 60,71 persen. PBJT jasa parkir mengumpulkan realisasi Rp4.410.228.564,00 atau 58,80 persen dari target Rp 7.500.000.000.

PBJT jasa kesenian dan hiburan mencapai 56,68 persen dengan realisasi Rp31.456.413.321 dari target Rp55.500.000.000. PBJT tenaga listrik menyumbang Rp141.985.062.461 atau 54,40 persen dari target Rp261.000.000.000. PBJT jasa perhotelan terealisasi sebesar Rp134.061.724.497 atau 52,47 persen dari target Rp255.500.000.000. Pajak air tanah berhasil mengumpulkan Rp4.648.675.577 atau 58,11 persen dari target Rp 8.000.000.000.

Baca juga:  Kenaikan Pajak Spa Justru Turunkan Daya Saing Bali 

Pajak reklame terealisasi sebesar Rp5.647.312.297,08 atau 56,47 persen dari target Rp10.000.000.000. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencapai separuh dari target, yakni 50,50 persen dengan nilai Rp132.299.035.700 dari target Rp262.000.000.000. Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBBP2) rercatat terealisasi Rp37.611.967.202 atau 30,09 persen dari target sebesar Rp 125.000.000.000.

Lalu untuk opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) berhasil meraup Rp115.977.912.800 atau 48,83 persen dari target Rp 237.500.000.000. Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) terealisasi sebesar Rp81.826.720.200 atau 46,89 persen dari target sebesar Rp174.500.000.000.

Baca juga:  Direktur BRI Tinjau Langsung Operasional Layanan Libur Lebaran

Sementara itu, untuk penyesuaian target pada APBD Perubahan saat ini masih dalam proses pembahasan. “Untuk target pada APBD perubahan saat ini masih dalam tahap pembahasan,” paparnya. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN