Puluhan petugas Satpol PP Buleleng saat mendapat pelatihan dari Yonif Raider 900/SBW. (BP/istimewa)

 

SINGARAJA, BALIPOST.com – Sebanyak 60 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas di Markas Yonif Raider 900/Satya Bhakti Wirottama (SBW), Rabu (22/7).

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari itu digelar untuk memperkuat disiplin, ketahanan fisik, mental, serta profesionalisme personel dalam menjalankan tugas penegakan peraturan daerah dan menjaga ketertiban umum.

Peserta pelatihan tidak hanya berasal dari Satpol PP Kabupaten Buleleng, tetapi juga melibatkan personel ketenteraman dan ketertiban (Trantib) Satpol PP dari seluruh kecamatan di Buleleng. Kegiatan berlangsung pada 22-23 Juli 2026 di Markas Yonif Raider 900/SBW, Jalan Jenderal Sudirman, Singaraja.

Baca juga:  Pria Ngamuk Bawa Pisau, Pemotor Dianiaya hingga Ditusuk

Kasatpol PP Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono, saat dikonfirmasi, Kamis (23/7) mengatakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung optimalisasi tugas-tugas Satpol PP di lapangan.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi personel saat ini semakin kompleks sehingga dibutuhkan aparatur yang memiliki kedisiplinan, kesiapsiagaan, dan mental yang kuat.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas personel agar semakin profesional dalam melaksanakan tugas penegakan perda, menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, serta perlindungan masyarakat,” ujarnya.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Peraturan Penghormatan Militer (PPM). Materi tersebut diberikan untuk membentuk disiplin, memperkuat jiwa korsa, serta meningkatkan kekompakan antar anggota dalam menjalankan tugas.

Baca juga:  Pelanggaran Prokes di Badung, Segini Persentase Warga Asingnya

Selain itu, personel juga memperoleh pengenalan senjata ringan. Materi tersebut lebih menitikberatkan pada pemahaman dasar mengenai jenis senjata, fungsi, serta aspek keselamatan dalam penggunaannya. Pembekalan itu diberikan sebagai tambahan wawasan bagi personel Satpol PP.

Sementara pada hari kedua, peserta dijadwalkan mengikuti latihan rayapan tali dan halang rintang. Latihan tersebut dirancang untuk mengasah ketangkasan, keberanian, daya tahan fisik, serta kemampuan personel menghadapi berbagai situasi yang berpotensi ditemui saat bertugas di lapangan.

Baca juga:  Satpol PP Gianyar Tertibkan Puluhan Banner dan Spanduk Liar

Kappa menilai kolaborasi dengan Yonif Raider 900/SBW merupakan langkah strategis untuk membentuk karakter dan meningkatkan profesionalisme aparatur penegak perda. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas Satpol PP tidak hanya ditentukan oleh pemahaman terhadap regulasi, tetapi juga kedisiplinan, kesiapan mental, dan kemampuan bekerja dalam tim.

Melalui pelatihan ini, pihaknya berharap seluruh personel memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. “Dengan pembekalan ini kami berharap personel semakin siap menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan berintegritas,” kata Kappa. (Yudha/balipost)

BAGIKAN