
SINGARAJA, BALIPOST.com – Menjelang pelaksanaan Lovina Festival 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng mematangkan seluruh persiapan teknis. Kesiapan parkir, pengamanan, layanan kesehatan, kebersihan hingga dukungan bagi pelaku UMKM menjadi fokus agar festival yang digelar pada 24-29 Juli mendatang berlangsung lancar dan nyaman bagi wisatawan.
Pemantapan persiapan tersebut dibahas dalam rapat final yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Buleleng sekaligus Ketua Panitia Lovina Festival 2026, Putu Ayu Reika Nurhaeni, di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Senin (20/7).
Reika mengatakan rapat tersebut menjadi tahapan akhir untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis telah siap sebelum festival dibuka pada Jumat (24/7). Ia mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam proses persiapan. “Ini merupakan rapat akhir persiapan. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk memastikan seluruh persiapan benar-benar matang sehingga Lovina Festival 2026 dapat berlangsung sukses,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Dinas Perhubungan menyiapkan 10 kantong parkir yang tersebar di kawasan festival. Penyediaan kantong parkir tersebut didukung Desa Kalibukbuk dan Desa Kaliasem guna menjaga kelancaran arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Pengamanan juga diperkuat. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama unsur terkait akan melaksanakan skrining, patroli, dan pengamanan di 14 titik strategis selama festival berlangsung. Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) menyiagakan personel untuk mengantisipasi kondisi darurat, sedangkan Dinas Kesehatan menyiapkan layanan medis bagi pengunjung.
Di bidang kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menempatkan sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) di area kegiatan. Pembersihan kawasan festival juga dijadwalkan tiga kali sehari. Selain itu, para pelaku UMKM diimbau mengelola sampah sejak dari sumbernya untuk menjaga kebersihan kawasan wisata.
Sementara itu, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagperinkop UKM) telah melakukan kurasi terhadap 82 pelaku UMKM yang akan berpartisipasi dalam festival. Kurasi dilakukan untuk memastikan produk yang dipasarkan memiliki kualitas sehingga mampu menarik minat wisatawan.
Di sisi publikasi, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng melalui Seksi Kehumasan menyiapkan layanan komunikasi publik. Layanan tersebut meliputi dokumentasi, publikasi media, fasilitasi jumpa pers, penyusunan rilis berita bersama Tim Kreatif dan Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokom), siaran keliling, hingga layanan live streaming agar masyarakat dapat mengikuti rangkaian kegiatan secara daring.
Lovina Festival 2026 akan berlangsung selama enam hari, mulai 24 hingga 29 Juli. Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan festival, di antaranya lomba perahu layar mini, Lovina Run, cross country, lomba sapi gerumbungan, Gemar Makan Ikan, pertunjukan seni budaya, hingga hiburan musik modern. (Yudha/balipost)










