Petugas menangani peristiwa kebakaran di Perumahan Taman Griya, tepatnya di Jalan Danau Beratan Timur, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Warga Perumahan Taman Griya, tepatnya di Jalan Danau Beratan Timur, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan (Kutsel), Badung, dikagetkan terbakarnya rumah milik I Ketut Sudiarsa (61), Kamis (16/7) malam. Akibat kejadian itu seluruh isi rumah terbakar dan korban mengalami kerugian Rp200 juta.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Jumat (17/7) menyampaikan kebakaran itu terjadi pukul 20.17 WITA. Dari keterangan NI Made Artini (61), saat ia berada di dapur mencium bau tidak wajar.

Baca juga:  Pohon Kelapa dan Enau Timpa Rumah Warga 

Awalnya dikira ada warga  membakar sampah di sekitar rumah. Karena curiga, Artini  mengecek ke bagian belakang rumah. Saat itulah ia  melihat bagian belakang rumahnya sudah terbakar. Artini langsung mencari suaminya (Sudiarsa) dan minta tolong warga setempat.

Sementara Sudiarsa menyampaikan pukul 19.58 WITA sedang berada di dalam kamar. Tiba-tiba istrinya  memberi tahu  kebakaran di rumah bagian belakang. Korban langsung keluar untuk memastikan keadaan dan melihat  tiga kamar yang berada di belakang rumah  terbakar. Selanjutnya korban langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Badung.

Baca juga:  "Badung Angelus Buana", Bupati Giri Prasta Gelontorkan Hibah dan BKK di Jembrana

Sambil menunggu mobil pemadam tiba di lokasi, korban bersama warga  berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya untuk mencegah api makin besar dan merambat ke bangunan lain.

Pukul 20.05 WITA, mobil pemadam dari BPG, ITDC, dan Kabupaten Badung tiba di TKP.  Api berhasil dipadamkan seluruhnya pukul  20.45 WITA. Akibat kejadian itu, empat kamar tidur, satu kamar pembantu, dan dua kamar untuk gudang, ludes dilalap api.

Baca juga:  PDAM Tanggung Kerugian Pelanggan Akibat Manipulasi Pencatatan Meteran

Barang-barang yang berada di dalam kamar dan gudang tersebut, antara lain peralatan persembahyangan, katering, kasur, lemari, AC bekas dan suku cadang sepeda motor.
“Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting di kamar pembantu, tapi masih didalami anggota Polsek Kuta Selatan,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

 

BAGIKAN