Petugas Satlantas Polres Buleleng melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan tabrak lari yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor di Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar. (BP/Ist)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Nasib tragis dialami Gede Wirya (58), warga Lingkungan Kebon Sari III, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng. Pria itu meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya ditabrak kendaraan tak dikenal hingga terjatuh dan terlindas di Jalan Singaraja–Seririt, tepatnya di Banjar Dinas Lebah, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Selasa (14/7) dini hari.

Kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 02.15 Wita. Korban saat itu mengendarai sepeda motor Suzuki Smash DK 2581 VZ dari arah timur menuju barat. Namun, setibanya di lokasi kejadian, korban diduga ditabrak dari belakang oleh kendaraan yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Baca juga:  Disetujui Jadi Hakim MK, Selain Dosen di Universitas Mahendradatta Ini Rekam Karier Inosentius

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rozalin Diaz, dikonfirmasi Selasa (14/7), menjelaskan, benturan keras membuat korban terjatuh ke badan jalan. Nahas, korban kemudian terlindas pada bagian kepala hingga meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara pengemudi kendaraan yang menabrak langsung melarikan diri ke arah barat.

“Korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan meninggal dunia di TKP. Selanjutnya jenazah dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Buleleng,” jelas Iptu Yohana.

Baca juga:  Tumpahan Oli di Jalan Raya Banjarangkan, Pengendara Motor Berjatuhan 

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan diduga dipicu kelalaian pengemudi kendaraan yang belum diketahui identitasnya. Pengemudi diduga kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya hingga menabrak sepeda motor korban dari belakang.

Saat kejadian, kondisi jalan berupa jalan aspal nasional dengan kontur datar dan lurus. Pandangan pengendara tidak terhalang serta arus lalu lintas pada dini hari relatif sepi, sehingga kondisi jalan dinilai tidak menjadi faktor penyebab kecelakaan.

Baca juga:  Pengguna Jalan Keluhkan Lampu Penerangan Underpass Ngurah Rai

Hingga kini Satlantas Polres Buleleng masih memburu pengemudi kendaraan yang terlibat dalam peristiwa tabrak lari tersebut. Polisi juga mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi guna mengungkap identitas pelaku.

Iptu Yohana mengimbau, masyarakat yang mengetahui informasi terkait kendaraan maupun pengemudi yang terlibat dalam kecelakaan tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. “Informasi sekecil apa pun akan sangat membantu proses penyelidikan yang sedang kami lakukan,” pungkasnya. (Yudha/balipost)

 

BAGIKAN