Personel Polres Badung melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Seperti tahun-tahun sebelumnya saat libur sekolah, mobilitas dan volume kendaraan meningkat. Terutama yang mengarah ke tempat wisata. Oleh karena itu, Polres Badung melakukan antisipasi kemacetan di wilayah Canggu, Berawa, Sangeh dan Pererenan.

“Menghadapi libur panjang sekolah, kami dari Polres Badung meningkatkan kesiapsiagaan di sejumlah jalur yang berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan. Khususnya akses menuju kawasan wisata seperti Canggu, Berawa, Pererenan, Sangeh, dan kawasan wisata di Kuta Utara yang selama ini menjadi tujuan wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujar PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Sabtu (13/6).

Baca juga:  Disdikpora Jembrana Batasi Penggunaan HP di Sekolah

Selain itu, pihaknya memberikan perhatian pada jalur-jalur penghubung antarkabupaten yang diperkirakan akan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat selama masa liburan. Untuk pengamanan objek wisata, seluruh destinasi wisata yang menjadi pusat kunjungan masyarakat tetap menjadi fokus pengamanan dan patroli kepolisian, baik secara terbuka maupun tertutup.

Polres Badung telah menyiagakan personel gabungan dari fungsi lalu lintas, samapta, intelkam, reskrim, serta didukung jajaran Polsek untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif dan arus lalu lintas berjalan lancar. Penggelaran personel dilakukan secara fleksibel sesuai perkembangan situasi dan tingkat kerawanan di lapangan.

Baca juga:  Gempa 5,4 SR, Siswa Sejumlah Sekolah Pulang Awal

Liburan sekolah tahun ini juga mendapat perhatian dari  Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba saat memimpin apel pagi. Dalam arahannya, Kapolres Joseph menyoroti peningkatan volume kendaraan di wilayah Kabupaten Badung yang berdampak pada kepadatan lalu lintas, sehingga diperlukan langkah-langkah inovatif dan strategi yang lebih efektif dalam mengurai kemacetan.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pola-pola yang biasa dilakukan. Diperlukan inovasi, terobosan, dan kerja sama seluruh fungsi agar permasalahan lalu lintas dapat diminimalisir. Selain itu, seluruh personel harus memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan responsif kepada masyarakat,” tegasnya. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Hadir di Ambon, Grab Jangkau 100 Kota di Indonesia
BAGIKAN