
MANGUPURA, BALIPOST.com – Satlantas Polres Badung telah memetakan lokasi-lokasi yang kerap macet terutama saat pagi hingga malam. Ada empat lokasi yang kerap terjadi kemacetan.
Rinciannya, Simpang Cempaka Desa Kapal, Simpang Sempidi, Simpang LPD Dalung, dan depan Pasar Beringkit. Satlantas Polres Badung mengerahkan personel di lokasi tersebut untuk mengurai kemacetan.
Kasatlantas Polres Badung AKP Ni Luh Tiviasih, didampingi PS Kasubsipenmas Sihumas Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Sabtu (4/7) menjelaskan untuk di Simpang Cepaka, Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, kemacetan rutin terjadi tiap pagi. Pasalnya di persimpangan tersebut ada pasar serta penyebarangan dari arah timur (Anggungan) menuju jalur utama.
“Upaya yang dilakukan pada saat terjadinya kemacetan yaitu buka rutup atau rekayasa jalur dari arah Anggungan. Jumlah anggota Satlantas yang diturunkan empat personel dari pukul 06.30 hingga 20.00 WITA,” ujarnya.
Sementara di Simpang Sempidi yang lokasinya di jalur utama Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, kemacetan terutama saat bubaran pegawai di Puspem Badung mulai pukul 16.00 hingga 17.30 Wita.
Upaya yang dilakukan melakukan atensi dan pengaturan dengan upaya melakukan penempatan personel untuk buka tutup, baik arah Puspem Badung maupun jalur utama. Selain itu polantas juga melalui pengaturan arus lalu lintas di jalur yang dilintasi kendaraan besar. Jumlah personel yang diturunkan empat orang mulai pukul 06.00 hingga 20.00 WITA.
Untuk di Simpang LPD Dalung dan Gaji, jalur Jalan Raya Abianbase-Dalung, Kuta Utara, penyebab macet karena persimpangan yang dekat, mobilisasi kendaraan saat pagi tinggi. Pasalnya aktivitas orangtua mengantar anaknya ke sekolah dan pegawai Pemkab Badung Badung menuju tempat kerja.
“Upaya yang kami lakukan yaitu menempatkan personel untuk melakukan pengaturan dengan memprioritaskan jalur kepadatan. Jumlah personel Satlantas yang diturunkan empat orang mulai pukul 06.30 sampai 20.00 Wita,” ucap AKP Tiviasih.
Sedangkan di depan Pasar Hewan Beringkit, penyebab kemacetan karena aktivitas pasar terutama pada Rabu dan Minggu. Selain itu merupakan jalur utama dari Tabanan dan Buleleng.
Pihak kepolisian penempatan personel untuk pengaturan, baik yang masuk maupun keluar pasar. Selain itu memasang traffic cone di depan pasar dan mengimbau tidak parkir sembarang sehingga tidak mengganggu kendaraan yang melintas.
Jumlah personel yang ditempatkan tiga orang dari pukul 07.00 hingga selesai aktivitas di pasar tersebut. (Kerta Negara/balipost)










