Proyek drainase di Desa Dauh Peken, salah satu paket strategis yang digarap tahun ini. (BP/istimewa)

 

SINGASANA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan menetapkan 10 paket strategis pengadaan barang/jasa tahun 2026 dengan total pagu anggaran mencapai Rp 41,94 miliar. Paket-paket tersebut menjadi prioritas untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pertanian, hingga pelayanan kesehatan.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Tabanan, Dewa Putu Mahendra, seijin Bupati Sanjaya mengatakan, sebagian besar paket strategis tersebut telah memasuki tahap kontrak dan siap dikerjakan oleh penyedia.

“Dari 10 paket strategis yang ditetapkan, sebagian besar sudah berkontrak. Hanya beberapa paket yang masih dalam proses tahapan pengadaan,” ujarnya, Senin (29/6).

Berdasarkan Keputusan Bupati Tabanan Nomor 180/193/02/HK/2026, paket strategis tersebut didominasi proyek yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP). Di antaranya rehabilitasi sistem drainase perkotaan Desa Dauh Peken senilai Rp 3 miliar, penataan Pasar Taman Sari Rp 7 miliar, penataan Taman Bunda PAUD Rp 7,009 miliar, hingga pavingisasi dan penataan Jalan Sudirman, Jalan MT Haryono dan Jalan Debes dengan pagu Rp 12,99 miliar.

Baca juga:  Perangi Stunting, Pemkab Gianyar Terjunkan Tim Ahli ke 8 Desa Prioritas

Selain itu, terdapat pembangunan Jembatan Tuka-Cau Belayu, Baturiti, dengan nilai Rp 9,6 miliar, rehabilitasi jaringan irigasi permukaan di Kecamatan Penebel senilai Rp 300 juta, serta peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Desa Wongaya Gede sebesar Rp 400 juta.

Di sektor pertanian, dua paket pembangunan jalan usaha tani juga masuk paket strategis masing-masing senilai Rp 200 juta  yakni pembetonan jalan usaha tani Subak Sigaran dan pembangunan jalan Subak Uma Pandan. Sementara dari sektor kesehatan terdapat rehabilitasi Pustu Belimbing dengan anggaran Rp 1,241 miliar.

Baca juga:  Usung Desain Kontemporer, Fox Harris Hadir di Jimbaran

Mahendra menjelaskan, saat ini proyek penataan Taman Bunda PAUD dan peningkatan SPAM jaringan perpipaan di Desa Wongaya Gede masih dalam proses pemilihan penyedia. Sedangkan dua proyek jalan usaha tani masih berada pada tahap persiapan.

“Untuk paket Taman Bunda PAUD dan SPAM masih proses pemilihan penyedia. Sementara dua paket jalan usaha tani masih tahap persiapan. Selebihnya sudah berkontrak,” tegasnya.

Menurutnya, percepatan proses pengadaan terus dilakukan agar pelaksanaan proyek strategis dapat berjalan sesuai jadwal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Baca juga:  Polres Bangli Limpahkan Tersangka Korupsi APBDes Undisan ke Kejaksaan

Disinggung tentang kendala yang dihadapi dalam proses pengadaan tahun ini, pejabat yang masuk bursa pansel JPT untuk posisi calon Kepala Dinas Kebudayaan Tabanan ini mengaku tidak ada kendala berarti. Pasalnya, proses pengadaan dilakukan by sistem, mulai dari proses perencanaan. Selain juga sudah dihitung kebutuhan waktu agar tidak sampai terlambat akhir tahun.(Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN