
MANGUPURA, BALIPOST.com – Video seorang pelajar SMP berinisial IGDA (13), di-bully di seputaran Wantilan Quari Desa Adat Jimbaran, Jalan Wanagiri Jimbaran, Kuta Selatan (Kutsel), viral di media sosial (medsos). Peristiwa ini terjadi pada Jumat (5/6) dan viral pada Kamis (11/6).
Menindaklanjuti kejadian itu, Polsek Kutsel langsung bergerak dan mengidentifikasi para pelakunya. Mereka berinisial HA (14), IPTAP (14), KGDP (14), IGPM (13), AB (15) dan IKJAP (13). Para pelaku langsung minta maaf ke korban.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Senin (15/6) menyampaikan menindaklanjuti kejadian itu, dilakukan mediasi yang melibatkan Polsek Kutsel, Bendesa Adat Jimbaran, tokoh masyarakat dan kedua belah pihak, Minggu (14/6). “Setelah dilakukan mediasi, perwakilan Polsek Kuta Selatan Kanit Intelkam, AKP I Wayan Dirga Adnyana masalah ini disepakati selesaikan secara kekeluargaan, dengan syarat korban dan orangtuanya mau memaafkan perbuatan para pelaku,” ujarnya.
Apabila diselesaikan secara kekeluargaan agar membuat surat pernyataan, pelaku yang terlibat memohon maaf kepada korban dan tidak mengulangi perbuatannya. Dalam pertemuan itu, orangtua korban berharap kejadian ini agar tidak terulang kembali. Apalagi mereka berasal dari satu desa dan banjar. Hal seperti ini jangan di anggap bercandaan, setelah kejadian ini para pelaku kembali berteman dengan baik dengan korban.
“Perwakilan orangtua pelaku juga minta maaf sebesar-besarnya kepada korban dan orangtuanya. Selanjutnya mereka diharapkan saling jaga dan menyayangi,” tegasnya. (Kerta Negara/balipost)










