Pembagian daging babi gratis dan sembako murah berlangsung di Banjar Penyarikan, Bualu, Nusa Dua, Sabtu (13/6). (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pembagian daging babi gratis dan sembako murah berlangsung di Banjar Penyarikan, Bualu, Nusa Dua, Sabtu (13/6). Pembagian daging bagi dan paket sembako murah ini diharapkan bisa meringankan beban ekonomi masyarat, terpenting dapat mekenan laju inflasi di hari raya.

Kegiatan yang berlangsung atas kerjasama, pengusaha lokal serta Koperasi Banjar Ngardi Rahayu serta didukung oleh Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) tersebut membagikan 1.000 paket daging babi secara gratis dan menyediakan 500 paket sembako murah yang dijual Rp100.000 per paket.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa mengatakan, kegiatan yang dilakukan dengan sinergitas antara banjar adat, koperasi, UMKM serta didukung Perumda Pasar dan Pangan MGS ini, bisa menjadi inspirasi bagi banjar-banjar lainnya. Dikatakannya, bantuan Tunjangan Hari Raya (THR) yang telah dibagikan ke KK Badung akan membantu mempengaruhi daya beli masyarakat.

Baca juga:  Harga Canang Sari Melonjak, Sentuh Rp25.000 Per Bungkus

Kemudian ditambah adanya pembagian daging babi gratis dan sembako murah tersebut akan dapat meringankan beban masyarakat dan menstabilkan harga di hari raya. “Kalau bisa nanti semua banjar di Badung bisa seperti ini. Ini menjadi inovasi kearifan lokal,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar dan Pangan MGS Kabupaten Badung, Kompiang Gede Pasek Wedha, mengatakan, keterlibatan pihaknya merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang hari raya.

“Kami ikut membantu dalam konteks menstabilkan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok. Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan wadah perekonomian yang ada di desa. Harapan kami, Perumda bisa menjadi penghubung antara sektor hulu dan hilir, tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat tetapi juga membantu memasarkan produk-produk lokal,” ujarnya.

Baca juga:  Tempat Usaha Ukiran Sanggah Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp700 Juta

Kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam mewujudkan kedaulatan pangan di Kabupaten Badung melalui penguatan ekonomi berbasis desa dan koperasi.

General Manager Koperasi Ngardi Rahayu, Putu Chandra Satria Astina menjelaskan bahwa koperasi turut memberikan bantuan dana pembangunan daerah kerja melalui program sosial berupa pembagian daging babi kepada masyarakat. Sebanyak 500 krama gegem Banjar Penyarikan menerima bantuan daging babi gratis sebagai bentuk kepedulian koperasi kepada masyarakat.

Selain itu, koperasi juga memberikan apresiasi kepada 500 anggotanya di luar krama gegem Banjar Penyarikan dengan menyediakan total 1.000 paket daging babi bagi anggota yang memiliki tingkat partisipasi terbesar selama Tahun Buku 2025. “Anggota koperasi tidak hanya mendapatkan keuntungan berupa Sisa Hasil Usaha (SHU), tetapi juga berbagai manfaat lain melalui program penghargaan dan poin partisipasi yang kami siapkan,” jelasnya.

Baca juga:  Rencana Dijual Jelang Galungan, 10 Ekor Babi Raib

Kelian Adat Banjar Penyarikan, Made Nuryana mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata semangat gotong royong yang terus dijaga masyarakat setempat dimana ada 29 UMKM lokal membantu dalam subsidi paket sembako tersebt. Dikatakannya, satu paket sembako memiliki nilai Rp225.000 dengan subsidi paket tersebut hanya dibayar dengan Rp100.000 per paket. (Adv/balipost)

BAGIKAN