Tersangka SK saat ditangkap di Dusun Kayang, Desa Kayubihi, Bangli. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Terkait penangkapan WN Rusia, KK (52) dan SK (40) di Dusun Kayang, Desa Kayubihi, Bangli, BNN merilis pengungkapan kasus ini. Kedua pelaku diburu tim gabungan BNN, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bea dan Cukai, serta Polda Bali karena terkait kepemilikan 7,8 kilogram hashish.

Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI, Brigjen Pol. Dr. Putu Putera Sadana melalui siaran persnya, Minggu (7/6), menyampaikan, pengungkapan bermula dari informasi Bea dan Cukai Soekarno-Hatta terkait adanya koper berisi ganja asal Thailand yang dibawa penumpang perempuan berinisial KK dan diduga akan dibawa ke Bali. Usai mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, KK diketahui melanjutkan perjalanan menggunakan mobil rental menuju Pelabuhan Ketapang dan menyeberang pukul 01.30 WIB.

Baca juga:  Terdampak Banjir, Basarnas: Semua WNA Terevakuasi, Langsung ke Bandara

Setibanya di Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 03.00 WITA, KK dijemput oleh seorang pria berinisial SK yang juga dari Rusia. Petugas selanjutnya melakukan pengejaran terhadap SK yang berusaha melarikan diri usai menurunkan KK dan koper berisi narkotika.

Dalam pelarian tersebut, SK mengendarai kendaraan dengan laju yang sangat kencang dan ugal-ugalan sehingga sempat menabrak beberapa warga setempat. Hingga akhirnya petugas berhasil menghentikan mobil SK dan berhasil menangkapnya di Dusun Kayang.

Baca juga:  Dijambret, Warga Belanda Alami Kerugian Seratusan Juta Rupiah

“Kami telah mengamankan barang bukti narkotika berupa hashish dengan berat brutto 7,8 kilogram, serta barang bukti non-narkotika berupa paspor, ponsel, dan 1 unit kendaraan roda empat,” ujarnya.

Saat ini BNN masih berkoordinasi dengan pihak Bea dan Cukai, Polda Bali, serta Imigrasi guna melakukan pengembangan kasus terhadap kemungkinan adanya tersangka warga Rusia lain yang masih berada di Bali.

Seperti diberitakan sebelumnya, SK dan KK diburu tim gabungan Badan Narkotika Nasional dan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta. Mobil yang dikendarai pelaku menabrak empat warga hingga memicu kecelakaan lalu lintas di Jalan Nusantara jurusan Bangli-Kintamani, Banjar Kuta Undisan, Desa Kayubihi, Bangli, Jumat (5/6). (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Pemimpin dan Kepemimpinan Perlu Diuji di Situasi Krisis

 

BAGIKAN