Polisi melakukan olah TKP tabrak lari di Jalan Laksamana, Kelurahan Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Senin (1/6) malam. (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Kasus tabrak lari terjadi di Jalan Laksamana, Kelurahan Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Senin (1/6) malam. Seorang warga Banjar Tegal, Kecamatan Buleleng, harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah mengalami cedera kepala berat akibat kecelakaan yang melibatkan tiga sepeda motor.

Korban diketahui berinisial PAR (30), pengendara Honda Scoopy DK 3155 UAA. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 22.20 Wita tepatnya di Jalan Laksamana–Bakti Seraga KM 2,500.

Akibat benturan dalam kecelakaan tersebut, korban mengalami luka lecet pada kedua tangan, luka robek pada punggung kaki kanan, serta benjolan pada kepala. Korban juga mengalami cedera kepala berat (CKB) dan sempat tidak sadarkan diri sebelum dilarikan ke RSUD Buleleng untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca juga:  Warga Serbu 500 Paket Sembako

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, saat dikonfirmasi Selasa (2/6), menjelaskan kecelakaan bermula ketika dua sepeda motor yang identitas pengendaranya belum diketahui melaju dari arah barat menuju timur. Salah satu kendaraan berada di depan, sementara kendaraan lainnya berusaha mendahului dari sisi kanan.

Saat melakukan manuver mendahului, sepeda motor tersebut diduga menyenggol bagian samping kiri kendaraan yang berada di depannya. Akibatnya, kendaraan yang mendahului kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan.

Baca juga:  Beraksi di 10 TKP, Dua Remaja Belasan Tahun Ditangkap

Pada saat bersamaan, korban yang mengendarai Honda Scoopy datang dari arah timur menuju barat. Tabrakan pun tidak dapat dihindari sehingga korban terjatuh dan mengalami luka serius.
“Setelah kejadian, dua sepeda motor yang terlibat langsung meninggalkan lokasi ke arah timur,” ujar Iptu Yohana.

Petugas Satlantas Polres Buleleng yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dua pengendara yang melarikan diri usai kecelakaan.

Baca juga:  Polemik Tanah Batu Ampar, Gugatan Warga Dimediasi PN Singaraja

Aparat juga tengah menelusuri kemungkinan adanya saksi maupun rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian. “Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui identitas kendaraan dan pengendara yang meninggalkan TKP,” tegas Iptu Yohana. (Nyoman Yudha/balipost)

BAGIKAN