Petugas mengisi ulang gas elpiji ke dalam tabung tiga kilogram di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Sadikun LPG 3 Kg di Denpasar, Bali, Minggu (30/7/2023). (BP/Dokumen Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Pertamina Patra Niaga menambah sembilan juta tabung LPG 3 kg secara nasional dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat selama libur panjang Iduladha 1447 H.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun, dikutip dari Kantor Berita Antara, Kamis (28/5), mengatakan penambahan fakultatif LPG 3 kg tersebut disalurkan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia dengan mempertimbangkan tren konsumsi dan kebutuhan masyarakat selama masa libur panjang yang diperkirakan mengalami peningkatan.

Baca juga:  Pertamina Tambah Penyaluran LPG 3 Kg

Ia mengatakan langkah penambahan penyaluran ini merupakan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga ketahanan stok dan kelancaran distribusi energi, khususnya LPG subsidi bagi masyarakat yang berhak.

“Pertamina Patra Niaga menambah penyaluran LPG 3 kg sebanyak sembilan juta tabung secara nasional selama periode libur panjang Idul Adha. Penambahan ini kami lakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan LPG subsidi tetap tersedia dan mudah diakses,” ujar Roberth.

Baca juga:  Suami Maju Pilkada, Anggota KPU Betty Klaim Netral

Ia menambahkan Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, hingga pangkalan LPG untuk memastikan distribusi berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi Pertamina karena stoknya dipastikan tersedia sesuai ketentuan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah. Masyarakat juga diharapkan membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying (pembelian berlebih),” tambahnya.

Baca juga:  Harga BBM Turun Mulai 10 Februari, Ini Harganya

Selain menambah penyaluran, Pertamina Patra Niaga juga melakukan monitoring secara intensif terhadap penyaluran LPG dan menyiagakan layanan distribusi selama masa libur guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. (kmb/balipost)

BAGIKAN